SAMARINDA, Pranala.co – Setelah pencarian intensif selama sehari, tim gabungan akhirnya menemukan korban tanah longsor di Jalan Gerilya Gang Keluarga, RT 102, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Rabu (28/5) sore.
Korban bernama Sutiah (54) ditemukan meninggal dunia sekira pukul 15.30 Wita. Ia tertimbun longsoran tanah yang terjadi sehari sebelumnya saat hujan deras mengguyur Samarinda.
Peristiwa tanah longsor terjadi Selasa (27/5) sekira pukul 12.05 Wita. Material tanah dari lereng bukit menghantam lima rumah warga. Tiga rumah rusak berat dan satu rumah tertimbun sepenuhnya.
Dua warga dilaporkan tertimbun. Satu korban, Tasya Ayuwidya (24), berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Sementara Sutiah baru ditemukan setelah evakuasi panjang.
Pencarian melibatkan banyak pihak: Basarnas, BPBD Kaltim dan Kota Samarinda, Dinas PUPR Kota Samarinda, Polresta Samarinda, Polsek Sungai Pinang, Brimob, Satpol PP, relawan, PMI, dan warga sekitar.
Polsek Sungai Pinang juga sigap mengamankan lokasi. Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Aipda Subaji, turut membantu pendataan korban dan evakuasi.
Selain korban meninggal, sejumlah warga mengalami luka ringan. Muhammad Aidil, Sarmila, Nur (Mama Mila), dan Evi mendapat perawatan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, menyampaikan belasungkawa mendalam. Ia mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam evakuasi.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Ini pengingat untuk selalu waspada di musim hujan,” kata AKP Aksarudin. [DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















Comments 1