PEMBERANGKATAN kloter 1 calon jemaah haji asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) tetap berlangsung sesuai jadwal dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Minggu (26/4/2026) malam. Namun, satu jemaah dipastikan batal berangkat pada detik-detik akhir karena alasan medis.
Dari total 360 jemaah dalam kloter tersebut, sebanyak 359 orang diberangkatkan menuju Jeddah. Satu jemaah harus ditunda keberangkatannya setelah hasil pemeriksaan kesehatan terakhir menunjukkan kondisi tidak memungkinkan untuk terbang.
Ketua PPIH Embarkasi Balikpapan, Mohlis Hasan, menjelaskan keputusan itu diambil setelah tim medis mendeteksi jemaah tersebut dalam kondisi hamil.
“Berangkat kecuali satu, karena diperkirakan hamil dan secara medis tidak boleh berangkat,” ujarnya.
Menurut Mohlis, kondisi tersebut baru diketahui saat inspeksi akhir sebelum keberangkatan. Usia kehamilan diperkirakan sekitar lima hingga enam minggu, sehingga tidak memenuhi syarat kelayakan terbang untuk perjalanan jarak jauh.
Meski demikian, jemaah yang bersangkutan menerima keputusan tersebut dan akan dijadwalkan kembali pada musim haji berikutnya.
Di tengah pembatalan satu jemaah, proses keberangkatan kloter perdana tetap berjalan lancar. Seluruh jemaah diterbangkan langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pihak Bandara SAMS Sepinggan juga melakukan sejumlah peningkatan layanan pada musim haji tahun ini. Salah satunya adalah penggunaan garbarata dalam proses boarding, menggantikan metode sebelumnya yang masih menggunakan tangga manual.
Branch Comm & SCR Department Head Bandara SAMS Sepinggan, Iwan Risdianto, mengatakan pengaturan jalur penumpang juga dibedakan untuk mendukung kelancaran operasional. Penumpang reguler diarahkan melalui Gate 11, sedangkan penumpang berkebutuhan khusus dilayani melalui Gate 10.
Selain itu, bandara juga menyiapkan skema penggunaan bus pada tahap akhir keberangkatan guna menjaga kelancaran arus penumpang tanpa mengganggu penerbangan reguler.
Iwan menambahkan, seluruh persiapan teknis, termasuk tes Passenger Inspection Test (PIT) selama tiga hari, telah dilakukan dengan hasil aman dan siap mendukung kelancaran operasional pemberangkatan haji tahun ini. [SR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















