MENJELANG peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026, Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan strategi pengamanan dengan pendekatan humanis dan persuasif. Kesiapan ini menjadi sorotan utama dalam Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) yang digelar di Mapolda Kaltim, Senin (27/4/2026).
Rapat dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dan diikuti jajaran pejabat utama serta para Kapolres yang terhubung secara daring. Forum ini tak sekadar rutin, tetapi menjadi ruang konsolidasi menghadapi potensi peningkatan aktivitas massa dalam beberapa hari ke depan.
Di dalam rapat, isu kamtibmas menjadi fokus utama. Polda Kaltim memetakan perkembangan situasi keamanan terkini sekaligus mengukur kesiapan personel menghadapi berbagai kemungkinan saat May Day. Pengamanan diarahkan tidak hanya pada aspek penindakan, tetapi juga pengelolaan massa secara terukur.
Endar menekankan pentingnya sinergi di seluruh lini, terutama dalam membaca dinamika lapangan yang kerap berubah cepat. Ia meminta jajarannya mengedepankan langkah preventif dan respons cepat terhadap potensi gangguan.
“Pentingnya sinergi seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang,” ujar Endar.
Selain isu keamanan, rapat juga membahas ketahanan pangan dan program internal Polri, termasuk SPPG, yang dinilai berkaitan dengan stabilitas sosial. Pembahasan ini menunjukkan bahwa pendekatan keamanan tidak berdiri sendiri, melainkan beririsan dengan kebijakan strategis lainnya.
Menjelang May Day, Kapolda secara khusus mengingatkan agar pola pengamanan tidak bersifat represif. Pendekatan humanis dinilai krusial untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama jika terjadi aksi penyampaian pendapat di muka umum.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menambahkan, evaluasi melalui Anev dilakukan untuk memastikan seluruh kebijakan operasional berjalan efektif di lapangan. Ia menyebut, instruksi kepada personel sudah jelas: mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif.
“Menjelang May Day, seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Yuliyanto. [SR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















