DUA raksasa sepak bola Indonesia, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, dipastikan harus menempuh jalan sunyi yang terjal di Asia Tenggara. Hasil drawing fase grup ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027 yang rampung digelar di Jakarta, Jumat (5/6/2026), menempatkan kedua wakil Indonesia di posisi yang tidak mudah.
Persib Bandung, yang datang dengan status mentereng sebagai jawara Super League 2025/2026, langsung terlempar ke dalam “grup neraka”. Sementara itu, Borneo FC selaku runner-up domestik, sudah ditunggu oleh tembok besar bernama sang juara bertahan.
Langkah awal Persib Bandung di ajang Shopee Cup 2026/2027 dipastikan bakal menguras emosi dan stamina. Berada di Grup B, Pangeran Biru langsung dikepung oleh kekuatan finansial dan teknis terbaik di regional ini.
Maung Bandung dijadwalkan bentrok dengan Johor Darul Ta’zim (JDT), raksasa Malaysia yang dikenal gemar mengoleksi pemain bintang. Ujian belum selesai. Persib juga harus meladeni Port FC, klub elite Thailand yang kini dikomandoi oleh kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Pertemuan dengan Asnawi jelas memicu drama tersendiri yang sangat dinanti publik tanah air. Selain kedua tim tersebut, Grup B juga dihuni oleh tim tangguh sekelas Lion City Sailors (Singapura), Cong An Ha Noi (Vietnam), Svay Rieng (Kamboja), serta pemenang dari babak play-off 2.
Ajang ini merupakan panggung debut bagi Persib sepanjang sejarah klub. Sialnya, romansa pertama ini datang di waktu yang super sibuk.
Skuad asuhan Bojan Hodak harus membagi kepala dan kaki mereka di empat kompetisi sekaligus musim depan: liga domestik, Piala Indonesia, AFC Champions League Two (ACL 2), dan Shopee Cup. Kedalaman skuad akan menjadi taruhan hidup mati bagi Bobotoh.
Nasib berbeda namun sama beratnya dialami oleh Borneo FC Samarinda. Tergabung di Grup A, tim berjuluk Pesut Etam ini langsung satu kotak dengan Buriram United, sang penguasa bertahan yang musim lalu mengangkat trofi juara usai menekuk Selangor FC.
Tantangan anak-anak Samarinda kian rumit karena mereka juga harus bersua Ratchaburi FC, kekuatan menakutkan lainnya dari Negeri Gajah Putih. Sisa slot di Grup A akan diisi oleh Kuching City FC (Malaysia), Tampines Rovers (Singapura), Juara Piala Vietnam, dan pemenang dari babak play-off 1.
Meski berat, Borneo FC punya satu modal berharga yang tidak dimiliki Persib: pengalaman. Ini adalah musim kedua Pesut Etam mencicipi atmosfer ketat kompetisi regional setelah debut mereka pada edisi 2024/2025.
Klub kebanggaan masyarakat Kaltim ini mengusung misi pembuktian bahwa mereka bukan sekadar tim penggembira di level internasional.
Kompetisi Shopee Cup 2026/2027 tidak mengenal kata ampun. Menggunakan sistem round-robin satu putaran di fase grup, setiap tim hanya akan bertemu satu kali. Artinya, setiap laga adalah final, dan kesalahan kecil bisa berakibat fatal.
Hanya dua tim terbaik—juara dan runner-up dari masing-masing grup—yang berhak mengantongi tiket lolos ke babak semifinal. [RED]
ACC Shopee Cup 2026/2027 – Pembagian Grup
Grup A
| No | Klub | Negara |
|---|---|---|
| 1 | Buriram United | Thailand |
| 2 | Ratchaburi FC | Thailand |
| 3 | Kuching City FC | Malaysia |
| 4 | Tampines Rovers | Singapura |
| 5 | Juara Piala Vietnam | Vietnam |
| 6 | Borneo FC Samarinda | Indonesia |
| 7 | Pemenang Play-off 1 (Kasuka FC vs Manila Digger) | Brunei Darussalam / Filipina |
Grup B
| No | Klub | Negara |
|---|---|---|
| 1 | Port FC | Thailand |
| 2 | Johor Darul Ta’zim (JDT) | Malaysia |
| 3 | Lion City Sailors | Singapura |
| 4 | Cong An Ha Noi | Vietnam |
| 5 | Svay Rieng | Kamboja |
| 6 | Persib Bandung | Indonesia |
| 7 | Pemenang Play-off 2 (Ezra FC vs Shan United) | Laos / Myanmar |
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















