KONDISI gelap gulita di Jembatan Mahkota II, Samarinda dipastikan belum akan segera teratasi. Pemerintah Kota Samarinda menyebut perbaikan lampu jalan yang rusak akibat pencurian kabel masih menunggu ketersediaan anggaran dalam APBD Perubahan 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa perbaikan tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat karena anggaran tahun berjalan telah terkunci dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Untuk APBD murni sudah tidak memungkinkan. Perbaikannya kemungkinan dianggarkan pada APBD Perubahan,” ujar Manalu.
Menurut Manalu, kondisi keuangan daerah saat ini tengah difokuskan pada efisiensi di berbagai sektor. Hal itu membuat perbaikan fasilitas publik, termasuk penerangan jalan, harus menunggu mekanisme penganggaran berikutnya.
Pemerintah meminta masyarakat memahami keterlambatan tersebut sebagai bagian dari prosedur pengelolaan keuangan daerah yang harus dipatuhi.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Ini bagian dari proses agar tidak menyalahi aturan,” katanya.
Kasus pencurian kabel tidak hanya terjadi di Jembatan Mahkota II. Sejumlah ruas jalan utama di Samarinda juga terdampak, di antaranya Jalan Pahlawan, Jalan Sutomo, dan Jalan S. Parman.
Meski usulan perbaikan telah diajukan, pelaksanaannya tetap bergantung pada ketersediaan anggaran yang belum dapat direalisasikan dalam APBD murni tahun ini.
Dinas Perhubungan saat ini masih menghitung total kerugian serta kebutuhan anggaran untuk normalisasi seluruh titik lampu yang rusak. Penghitungan ini mencakup pengadaan kabel baru serta kebutuhan teknis lainnya.
“Perbaikan pasti dilakukan, tapi harus melalui proses penganggaran. Saat ini kami masih menunggu,” kata Manalu.
Selama lampu jalan belum berfungsi normal, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintas, khususnya pada malam hari di kawasan jembatan dan ruas jalan yang terdampak.
Pemkot Samarinda menargetkan perbaikan dapat segera direalisasikan setelah anggaran tersedia, sehingga penerangan jalan kembali normal dan keamanan pengguna jalan dapat terjamin. [TIA]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















