Pranala.co, BALIKPAPAN – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,4 kilogram digagalkan aparat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. Tiga perempuan asal Aceh berinisial Y, H, dan R ditangkap karena nekat membawa sabu dengan cara disembunyikan di sekitar organ intim.
Penangkapan ini terjadi pada 12 Mei 2025, setelah petugas mendapat informasi intelijen terkait pengiriman sabu melalui jalur udara dari Provinsi Aceh menuju Kalimantan Timur.
“Informasi awal menyebutkan ada tiga orang perempuan mencurigakan dalam penerbangan dari Batam menuju Balikpapan,” ungkap Kepala BNNK Balikpapan Kombes Pol Bonifasio Rio Rahadianto, Senin (26/6/2025).
Begitu mendapat informasi, BNNK Balikpapan langsung bergerak cepat. Mereka berkoordinasi dengan Bea Cukai dan maskapai penerbangan untuk melakukan pengamanan secara tertutup di Bandara SAMS Sepinggan.
Saat ketiga perempuan mendarat, petugas langsung melakukan penyisiran dan pemeriksaan mendalam.
“Tim langsung bergerak melakukan pemeriksaan terhadap tiga perempuan yang dicurigai. Benar saja, kami temukan sabu yang disimpan di antara paha dan organ intim,” jelas Kombes Boni.
Berat Total Hampir 1,5 Kilogram
Dari hasil penggeledahan, sabu ditemukan dalam tiga bungkus plastik dengan total berat mencapai 1.461 gram. Modus penyembunyian di area sensitif ini disebut sebagai upaya mengecoh pemeriksaan bandara.
Tiga tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke kantor BNNP Kaltim untuk penyidikan lebih lanjut.
“Mereka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 jo. Pasal 112 Ayat 2 dan Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Kombes Boni. Hukuman maksimal yang mengintai adalah penjara seumur hidup bahkan hukuman mati.
Kombes Boni menegaskan, penangkapan ini merupakan bentuk komitmen tegas BNNK Balikpapan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.
“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku penyelundupan narkoba di Balikpapan. Upaya ini akan terus kami perkuat,” tegasnya.
[SYAHRUL]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami












