BONTANG – Dalam langkah strategis yang menentukan arah pembangunan jangka panjang, DPRD Bontang secara resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk tahun 2025-2045. Pengesahan ini terjadi dalam Rapat Paripurna ke-13 masa sidang III, Rabu, 24 Juli 2024.
Rapat paripurna yang dihadiri Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, bersama Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakil Wali Kota Najirah, mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan legislatif dalam mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan.
Proses penyusunan Raperda ini melibatkan sejumlah tahap penting, termasuk harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM Kaltim, serta evaluasi oleh Biro Hukum Pemprov Kaltim. Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJPD, Adrofdita, menekankan bahwa masukan dari semua fraksi DPRD telah diakomodasi sebelum akhirnya diputuskan dalam rapat paripurna.
“Setelah melalui berbagai proses, Raperda ini kini menjadi dasar hukum yang sah untuk pengembangan Bontang selama dua dekade mendatang,” ujar Adrofdita di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Bontang.
Seluruh fraksi di DPRD Bontang, termasuk Fraksi Partai Golkar dan Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, Gerindra bersama Berkarya, PKB, PPP, PDI Perjuangan, serta Fraksi Amanat Nurani Rakyat, sepakat untuk mendukung Raperda ini.
Pansus RPJPD 2025-2045, yang terdiri dari Adrofdita sebagai ketua, Tri Ismawati sebagai wakil ketua, serta anggota lainnya seperti Muslimin, Yassier Arafat, Faisal, Sitti Yara, Agus Suhadi, Sumaryono, Amir Tosina, dan Ridwan, memainkan peran krusial dalam menyusun dan menilai setiap aspek dari rencana pembangunan ini.
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah ini adalah kerangka kerja yang akan memandu Bontang menuju pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan fokus pada berbagai aspek seperti ekonomi, infrastruktur, sosial, dan lingkungan, RPJPD bertujuan untuk mengatasi tantangan saat ini dan memanfaatkan peluang di masa depan.
Pengesahan Raperda RPJPD 2025-2045 ini menandai langkah penting dalam perjalanan Bontang untuk menjadi kota yang lebih maju dan inklusif. Komitmen dari semua pihak terkait memberikan harapan baru bagi warga Bontang untuk melihat perubahan positif yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan. (*)
*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow














Comments 11