• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dijanjikan Rp15 Juta oleh Emon, Dua Pelajar SMK di Bontang jadi Kurir Sabu

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Mei 2026 | 19:56
Reading Time: 2 mins read
0
Dijanjikan Rp15 Juta oleh Emon, Dua Pelajar SMK di Bontang jadi Kurir Sabu

Kapolres Bontang, Widho Anriono menunjukan barang bukti saat konferensi pers, Selasa (26/5/2026)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

MASA depan dua pelajar SMK di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) berubah drastis hanya dalam hitungan bulan. Dari yang awalnya sekadar mencoba narkoba karena lingkungan pergaulan, keduanya kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah tertangkap membawa sabu.

Yang membuat kasus ini terasa menyesakkan, mereka bukan semata pelaku. Polisi menyebut dua remaja itu juga korban dari lingkaran pertemanan yang perlahan menyeret mereka masuk ke jaringan narkotika.

PILIHAN REDAKSI

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
Polres Berau Musnahkan 152,77 Gram Sabu, Tujuh Tersangka Terjerat

Polres Berau Musnahkan 152,77 Gram Sabu, Tujuh Tersangka Terjerat

10 Juli 2026 | 08:51

Kapolres Bontang, Widho Anriono, mengungkapkan keduanya pertama kali terlibat sebagai pengguna. Pergaulan yang dipenuhi sesama pemakai membuat mereka makin dekat dengan jaringan pengedar.

“Awalnya mereka pemakai. Karena lingkungan pertemanannya juga pengguna, kemudian ditawari menjadi kurir,” ujar Widho didampingi Kasat Reskoba Iptu Larto, Selasa (26/5/2026).

Dari situlah semuanya berubah.

Keduanya kemudian dikenalkan kepada seorang pria bernama Emon yang diduga menjadi bagian penting dalam jaringan peredaran sabu di Bontang. Modus yang digunakan disebut cukup rapi. Para kurir hanya diminta mengantar barang ke titik tertentu melalui sistem “jejak”.

Mereka tidak mengetahui keseluruhan jaringan. Setelah paket diantar, tugas selesai. Komunikasi dilakukan seperlunya.

Pada awal perekrutan, dua pelajar itu hanya diberi tugas membawa paket kecil. Polisi menduga langkah itu menjadi semacam tes loyalitas sekaligus memastikan keduanya siap menjalankan perintah berikutnya.

“Dua kali mereka mengantar paket kecil. Setelah itu baru dipercaya membawa paket lebih besar dengan imbalan lebih tinggi,” jelas Kapolres.

Dua remaja tersebut dijanjikan bayaran Rp15 juta apabila seluruh pengantaran berhasil dilakukan. Namun sebelum tugas selesai, mereka baru menerima uang muka Rp1 juta.

Nominal besar itu diduga membuat keduanya nekat terus menjalankan instruksi, meski sadar barang yang dibawa merupakan narkotika.

“Mereka tidak menjual, hanya mengantar sesuai instruksi. Tapi tetap saja, peran ini sangat berbahaya dan melanggar hukum,” tegas Widho.

Fakta lain yang membuat polisi prihatin, sabu itu sempat disimpan di rumah salah satu pelaku. Barang haram tersebut diletakkan di kamar pribadi tanpa diketahui orang tua.

Situasi ini menjadi peringatan keras bagi keluarga yang memiliki anak remaja. Banyak orang tua merasa anaknya aman berada di rumah, padahal ancaman bisa masuk diam-diam lewat pergaulan dan komunikasi tertutup.

Kasus ini terbongkar setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di salah satu kawasan kota. Dari tangan kedua pelajar itu, polisi menyita ratusan gram sabu yang diduga siap diedarkan.

Sayangnya, upaya polisi memburu bandar utama belum berjalan mulus. Setelah dua kurir tersebut tertangkap, komunikasi dengan Emon langsung terputus.

“Setelah keduanya tertangkap, komunikasi dengan Emon putus, sehingga kami masih kesulitan melakukan pengembangan,” ungkap Widho.

Kasus ini kembali memperlihatkan bagaimana jaringan narkoba kerap membidik anak muda. Mereka memanfaatkan rasa ingin tahu, tekanan ekonomi, hingga kebutuhan untuk diterima dalam lingkungan pergaulan.

Sekali masuk, jalan keluarnya tidak mudah.

Karena itu, polisi meminta orangtua, sekolah, dan lingkungan sekitar lebih peka terhadap perubahan perilaku remaja. Komunikasi di rumah dinilai menjadi benteng paling awal agar anak tidak mencari pelarian di luar.

“Pengawasan dan komunikasi dalam keluarga sangat penting. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban berikutnya,” tutup Kapolres. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Narkoba
Previous Post

Kurban Melonjak di Masjid Agung Al-Hijrah Bontang, Kini Disembelih di Area Masjid

Next Post

Sapi Kurban Presiden 950 Kg jadi Magnet Iduladha di Kutim

BACA JUGA

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

13 Juli 2026 | 16:54
Distribusi Seragam Gratis di Bontang Bertahap, Produksi Masih Berjalan Silpa Rp 150 Miliar Meleset, Wali Kota Bontang Pilih Tunda Proyek Besar demi Seragam Sekolah Gratis Neni Percepat Pengadaan Seragam Gratis untuk Pelajar, Dikerjakan Penjahit Lokal Bontang Desain Tas Sekolah Gratis Belum Ditentukan, Pengadaan Digelontor Rp1,4 Miliar Pengiriman Tas dan Sepatu Sekolah Gratis untuk Pelajar Bontang Dipastikan Bertahap Tas Sekolah Gratis untuk Pelajar di Bontang Dianggarkan Rp 1,2 Miliar? 6 Ribu Pelajar Bontang Dapat Seragam Gratis Bertahap

Distribusi Seragam Gratis di Bontang Bertahap, Produksi Masih Berjalan

13 Juli 2026 | 16:22
Terekam CCTV Pakai Songkok, Dua Pria di Balikpapan Gasak Sparepart Rp 2,3 Miliar

Terekam CCTV Pakai Songkok, Dua Pria di Balikpapan Gasak Sparepart Rp 2,3 Miliar

13 Juli 2026 | 16:00
Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39
Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01
Next Post
Sapi Kurban Presiden 950 Kg jadi Magnet Iduladha di Kutim

Sapi Kurban Presiden 950 Kg jadi Magnet Iduladha di Kutim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

13 Juli 2026 | 16:54
Distribusi Seragam Gratis di Bontang Bertahap, Produksi Masih Berjalan Silpa Rp 150 Miliar Meleset, Wali Kota Bontang Pilih Tunda Proyek Besar demi Seragam Sekolah Gratis Neni Percepat Pengadaan Seragam Gratis untuk Pelajar, Dikerjakan Penjahit Lokal Bontang Desain Tas Sekolah Gratis Belum Ditentukan, Pengadaan Digelontor Rp1,4 Miliar Pengiriman Tas dan Sepatu Sekolah Gratis untuk Pelajar Bontang Dipastikan Bertahap Tas Sekolah Gratis untuk Pelajar di Bontang Dianggarkan Rp 1,2 Miliar? 6 Ribu Pelajar Bontang Dapat Seragam Gratis Bertahap

Distribusi Seragam Gratis di Bontang Bertahap, Produksi Masih Berjalan

13 Juli 2026 | 16:22
Terekam CCTV Pakai Songkok, Dua Pria di Balikpapan Gasak Sparepart Rp 2,3 Miliar

Terekam CCTV Pakai Songkok, Dua Pria di Balikpapan Gasak Sparepart Rp 2,3 Miliar

13 Juli 2026 | 16:00
Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved