SEBUAH aroma tidak sedap yang menusuk hidung menggegerkan penghuni rumah indekos di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota, Senin (13/7/2026) pagi. Bau menyengat dari Kamar Nomor 37 itu menjadi petunjuk akhir dari perjalanan hidup Yudha Reza Pahlefy.
Pria berusia 45 tahun asal Kebumen, Jawa Tengah, ditemukan terbujur kaku di atas tempat tidurnya. Tubuhnya sudah membengkak, menyimpan kisah pilu seorang perantau yang terpaksa bertahan hidup sebatang kara di masa-masa sulitnya.
Saksi pertama, Ronal Silalahi (23), tidak pernah menyangka langkah kakinya menuju kamar mandi sekira pukul 06.00 WITA berujung pada temuan memilukan. Saat melintas, ia mencium aroma busuk yang sangat tajam dari arah kamar korban.
Karena jendela kamar Yudha sedikit terbuka, Ronal memberanikan diri mengintip ke dalam. Di balik tirai, ia melihat tubuh korban sudah membengkak di atas kasur.
Sontak, Ronal langsung memanggil penghuni kos lain, Noldy Pongtaruk (27), untuk bersama-sama melapor kepada pemilik kos, Gurnadi (77). Kabar duka ini kemudian diteruskan secara berantai ke RT setempat hingga ke Polsek Balikpapan Selatan.
Balikpapan memang kota perantauan yang keras bagi mereka yang kehilangan kesehatan. Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Abu Sangit, mengungkapkan bahwa Yudha merupakan mantan karyawan CV Mangkok Mas KKT.
Nasib malang menimpa Yudha ketika perusahaan terpaksa memberhentikannya. Alasan Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut bukan karena kinerjanya yang buruk, melainkan akibat penyakit paru-paru basah atau efusi pleura yang terus menggerogoti fisiknya.
“Dugaan kuat korban meninggal dunia akibat sakit paru-paru basah yang dideritanya,” ujar Kompol Abu Sangit, mewakili Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy.
Sejak kehilangan pekerjaan, Yudha praktis menghabiskan hari-harinya sendirian di dalam kamar indekos berukuran sempit tersebut. Kondisi fisiknya yang kian hari kian melemah, diperparah dengan absennya sanak saudara di perantauan.
Polisi memperkirakan korban sudah mengembuskan napas terakhirnya lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Tanpa pengawasan keluarga dan jauh dari kerabat terdekat, Yudha meninggal dunia tanpa sempat memperoleh pertolongan medis darurat.
Tim Inafis Polresta Balikpapan tiba di lokasi sekira pukul 07.30 WITA untuk melakukan olah TKP. Selang satu jam kemudian, ambulans membawa jenazah Yudha ke RSUD Dr. Kanudjoso Djatiwibowo untuk proses visum.
Kini, kamar kos nomor 37 itu telah sunyi. Kasus ini sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan sembari menunggu pihak keluarga korban dihubungi. (*)















