Bontang, PRANALA.CO — Keberadaan ular berbisa di kawasan padat penduduk kembali memicu kepanikan. Namun, berkat respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, situasi berbahaya itu berhasil diatasi tanpa korban.
Senin sore, 28 April 2025, laporan darurat masuk ke Disdamkartan. Seorang warga bernama Saparta melaporkan penemuan seekor ular cobra di lingkungan tempat tinggalnya, tepatnya di Jalan Zamrut, Gang Zamrut 3, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.
Mendengar kabar tersebut, Tim Rescue Regu Alva Pos Berbas tak membuang waktu. Dipimpin personel berpengalaman seperti M. Syaddam, Haris Jaini, dan Mugni Mubarak, tim langsung bergerak ke lokasi dengan menggunakan kendaraan pribadi dan unit rescue.
Sesampainya di tempat kejadian, para petugas segera melakukan prosedur evakuasi dengan penuh kehati-hatian. Dengan peralatan lengkap dan teknik yang terlatih, ular berbisa itu akhirnya berhasil diamankan.
“Koordinasi antara petugas dan warga berjalan sangat baik. Itu yang membuat evakuasi bisa dilakukan dengan cepat dan tanpa insiden,” ujar M. Syaddam, Kepala Regu yang memimpin operasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan di sekitar lokasi. Ular cobra yang berhasil dievakuasi kemudian diamankan sesuai prosedur penanganan satwa liar berbahaya.
Syaddam juga mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap keberadaan satwa liar di lingkungan sekitar, terutama saat musim hujan atau saat habitat alami hewan terganggu.
“Jika menemukan ular atau satwa berbahaya lainnya, jangan bertindak sendiri. Segera hubungi kami agar bisa ditangani dengan aman,” imbaunya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















