Pranala.co, SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda merilis prakiraan cuaca untuk Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang September 2025.
Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan kondisi hujan di beberapa wilayah. Sebagian daerah diprediksi akan lebih kering, sementara lainnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan Kaltim bagian timur dan selatan diprediksi hanya mengalami curah hujan rendah, berkisar 0–50 milimeter. Meski begitu, peluang turunnya hujan tetap tinggi, mencapai 70 persen.
Untuk Kaltim bagian utara hingga barat, kondisi berbeda. Daerah ini diperkirakan menerima curah hujan menengah (50–150 mm) dengan peluang hujan lebih dari 80 persen.
Berdasarkan prakiraan deterministik, sebagian wilayah barat hingga selatan juga akan mengalami hujan rendah sekitar 20–50 mm.
BMKG menyebut, sifat hujan periode September berada di kategori Atas Normal atau 116–200 persen dari biasanya.
Beberapa wilayah yang diprediksi mengalami hujan di atas normal meliputi: Sebagian Kutai Kartanegara bagian timur; Penajam Paser Utara bagian barat; Kota Bontang; Sebagian kecil Kutai Timur; Bagian wilayah Berau dan Mahakam Ulu
Sementara itu, Mahakam Ulu bagian barat dan Berau bagian utara diprakirakan mengalami sifat hujan kategori Normal (85–115 persen).
Riza mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi dan kegiatan ekonomi.
“Kami mengimbau warga untuk terus memperhatikan informasi cuaca terbaru. Kondisi hujan di atas normal perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan,” ujarnya, Selasa (2/9/2025). (DIAS/RIL)















