• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Banyak Anak Belum Diimunisasi, Kasus Campak di Bontang Meningkat

Suriadi Said by Suriadi Said
17 Maret 2026 | 20:51
Reading Time: 2 mins read
0
Banyak Anak Belum Diimunisasi, Kasus Campak di Bontang Meningkat 11 Kasus Campak Ditemukan di Bontang, Diskes Siapkan Imunisasi Massal

Ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co — Lonjakan kasus campak di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi perhatian serius otoritas kesehatan. Dinas Kesehatan setempat menilai rendahnya cakupan imunisasi sebagai salah satu faktor utama yang memicu peningkatan kasus penyakit menular tersebut.

Kepala Diskes Bontang, Bahtiar Mabe, mengungkapkan bahwa sebagian besar anak yang terinfeksi campak diketahui belum pernah mendapatkan imunisasi.

PILIHAN REDAKSI

Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

23 Juni 2026 | 14:40
Dokter Internship 26 Tahun Meninggal karena Suspek Campak

Dokter Internship 26 Tahun Meninggal karena Suspek Campak

29 Maret 2026 | 19:48

“Berdasarkan laporan surveilans, rata-rata yang terkena campak adalah anak yang tidak diimunisasi. Padahal penyakit ini sangat mudah menular,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Campak merupakan penyakit yang menyebar melalui percikan batuk dan bersin. Dalam lingkungan yang padat, seperti sekolah, risiko penularan menjadi lebih tinggi.

Satu anak yang tidak diimunisasi, kata Bahtiar, berpotensi menjadi sumber penularan bagi banyak anak lainnya.

“Jika ada satu anak terinfeksi di sekolah, penularannya bisa cepat menyebar ke teman-temannya,” katanya.

Pemerintah Kota Bontang sebenarnya telah memiliki regulasi terkait imunisasi. Namun, aturan tersebut masih bersifat imbauan dan belum disertai sanksi bagi orang tua yang tidak mengimunisasi anaknya.

Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab rendahnya kesadaran masyarakat. Bahtiar menegaskan, imunisasi tidak hanya melindungi individu, tetapi juga berperan penting dalam melindungi lingkungan sekitar dari penyebaran penyakit.

Diskes Bontang juga menyoroti masih adanya kekhawatiran sebagian orang tua terhadap efek samping vaksin. Menurut Bahtiar, vaksin yang digunakan saat ini telah melalui uji klinis dan dinyatakan aman.

Ia menilai, anggapan bahwa vaksin menjadi penyebab sakit sering kali tidak tepat. “Terkadang setelah divaksin anak sakit, lalu vaksinnya yang disalahkan. Padahal bisa saja ada faktor lain, seperti kondisi kesehatan bawaan,” jelasnya.

Bagi anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar sesuai usia, Diskes Bontang memastikan vaksin tetap dapat diberikan melalui program imunisasi lanjutan atau booster.

Orangtua diimbau untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan terdekat, seperti puskesmas.

“Silakan datang ke puskesmas untuk mendapatkan informasi dan layanan imunisasi,” ujar Bahtiar.

Diskes Bontang menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penularan campak. Tanpa cakupan imunisasi yang tinggi, risiko penyebaran penyakit di masyarakat akan terus meningkat.

Dia pun berharap kesadaran masyarakat semakin tumbuh, sehingga kasus campak dapat ditekan dan kesehatan anak-anak di Bontang tetap terjaga. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: CampakDiskes Bontang
Previous Post

KPR Lunas Belum Cukup, ATR/BPN Ingatkan Pentingnya Roya agar Sertifikat Tanah Benar-Benar Aman

Next Post

Cuti Lebaran Dimulai, Dandim Bontang Ingatkan Prajurit Tetap Disiplin

BACA JUGA

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

26 Juni 2026 | 00:14
Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

25 Juni 2026 | 23:38
Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

25 Juni 2026 | 23:22
Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker Waspada! 200 Warga Balikpapan Terjangkit Suspek Campak

Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker

25 Juni 2026 | 22:45
Liburan Anak Lebih Bermakna, Perpustakaan Bontang Diserbu 358 Pengunjung

Liburan Anak Lebih Bermakna, Perpustakaan Bontang Diserbu 358 Pengunjung

25 Juni 2026 | 22:34
Lapas Kutim Segera Dibangun, Lahan 6 Hektare Sudah Siap di Bukit Pelangi Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

Lapas Kutim Segera Dibangun, Lahan 6 Hektare Sudah Siap di Bukit Pelangi

25 Juni 2026 | 22:24
Next Post
Cuti Lebaran Dimulai, Dandim Bontang Ingatkan Prajurit Tetap Disiplin

Cuti Lebaran Dimulai, Dandim Bontang Ingatkan Prajurit Tetap Disiplin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker "Pelabuhan Tikus"

Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker “Pelabuhan Tikus”

18 Juni 2026 | 21:59
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

19 Juni 2026 | 16:57
Korupsi Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara Respons Kepala Dishub Bontang Dua Anak Buahnya Tersandung Korupsi Bimtek

Korupsi Bimtek Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara

19 Juni 2026 | 23:56

Terbaru

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

26 Juni 2026 | 00:14
Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

25 Juni 2026 | 23:38
Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

25 Juni 2026 | 23:22
Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker Waspada! 200 Warga Balikpapan Terjangkit Suspek Campak

Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker

25 Juni 2026 | 22:45
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved