• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

Suriadi Said by Suriadi Said
23 Juni 2026 | 14:40
Reading Time: 2 mins read
0
Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

Ilustrasi pekerja stres.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SELAMA ini kita hanya akrab dengan istilah P3K atau pertolongan pertama pada kecelakaan fisik. Namun, di tengah kepungan cerobong pabrik dan tingginya tekanan hidup kota industri seperti Bontang, muncul satu kebutuhan baru yang mendesak: pertolongan pertama pada luka psikologis (P3LP).

​Gagasan segar ini dilempar Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, drg Toetoek Pribadi Ekowati. Sambil mengetuk kesadaran publik, ia mengingatkan bahwa tidak semua penderitaan terlihat oleh mata telanjang. Justru, luka yang tersembunyi di dalam kepala sering kali jauh lebih menyakitkan.

PILIHAN REDAKSI

Sering Disalahkan Warga, Dinsos Balikpapan Ungkap Rumitnya Amankan ODGJ

Sering Disalahkan Warga, Dinsos Balikpapan Ungkap Rumitnya Amankan ODGJ

7 Juni 2026 | 18:53
Sempat Bikin Warga Panik, Pria Bersenjata Parang di Balikpapan Ternyata ODGJ

Sempat Bikin Warga Panik, Pria Bersenjata Parang di Balikpapan Ternyata ODGJ

2 Juni 2026 | 21:57

​”Luka fisik mungkin tampak besar, tapi luka psikologis sering kali jauh lebih berat karena tidak terlihat,” ujar Toetoek saat membuka sosialisasi P3LP di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (23/6/2026).

​Data di lapangan menunjukkan angka yang tidak bisa dibilang sedikit. Dalam lima tahun terakhir, jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Bontang bertahan di angka 217 hingga 219 orang, mencakup kategori ringan hingga berat.

​Dari ratusan kasus tersebut, sekira 72 persen atau 166 pasien memang sudah mendapatkan penanganan medis. Namun, Toetoek menegaskan angka kesembuhan di atas kertas itu belum mencerminkan pemulihan yang seutuhnya.

​Secara klinis, obat-obatan bisa membuat pasien tampak tenang, tidak lagi histeris atau agresif. Sayangnya, ada mata rantai yang terputus setelah mereka keluar dari ruang perawatan rumah sakit, yaitu kembalinya fungsi sosial mereka.

​”Kalau hanya diobati, mereka memang lebih tenang. Tapi apakah mereka benar-benar pulih? Belum tentu, karena rehabilitasi sosialnya belum maksimal,” jelas Toetoek.

​Sesuai mandat Undang-Undang Kesehatan Jiwa, kesembuhan pasien harus berjalan seiring dengan pemulihan sosial di tengah masyarakat. Ironisnya, ego sektoral antarinstansi selama ini membuat penanganan medis dan sosial berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang padu.

​Fasilitas rehabilitasi skala besar di tingkat provinsi sebenarnya menganggur tanpa pemanfaatan yang optimal. Berdasarkan catatan Diskes, baru ada satu ODGJ asal Bontang yang dirujuk ke panti rehabilitasi di Samarinda.

​Melihat kondisi ini, Toetoek meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial meruntuhkan tembok pembatas demi menyelamatkan kesehatan mental warga. Dinamika kota industri dengan target tinggi kerja harian menjadi pemicu utama stres yang tidak bisa diabaikan.

​Ia juga melempar pesan menohok bagi para pemangku kebijakan dan pimpinan perusahaan di Bontang. Gaya kepemimpinan yang intimidatif dinilai berkontribusi merusak mental para bawahan.

​“Jangan terlalu keras. Berikan ruang gerak yang nyaman bagi bawahan. Lingkungan kerja yang sehat itu investasi penting untuk menjaga kesehatan mental kita bersama,” imbau Toetoek. [FR]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Diskes BontangODGJPekerja Stres
Previous Post

Bukan Cuma Gertak Sambal, DLH Kutim Siap Tindak Tegas Perusahaan Nakal

Next Post

Panggung Wamen HAM di Samarinda Diambil Alih BEM Unmul, Suasana Sempat Tegang

BACA JUGA

Warga Keluhkan Hujan Debu, DPRD Balikpapan Siapkan Pemanggilan Pertamina

Warga Keluhkan Hujan Debu, DPRD Balikpapan Siapkan Pemanggilan Pertamina

24 Juni 2026 | 23:28
Silpa Balikpapan Rp479 Miliar, Pemkot Janjikan untuk Banjir hingga Sekolah Balikpapan Terdampak Pemangkasan Rp440 Miliar, Penanganan Banjir 2026 Secara Bertahap Hujan Lebat Rendam Balikpapan, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob

Silpa Balikpapan Rp479 Miliar, Pemkot Janjikan untuk Banjir hingga Sekolah

24 Juni 2026 | 22:49
Nelayan Pulau Miang Kutim Resah, Dugaan Pencemaran Laut Muncul di Sekitar Jeti CPO

Nelayan Pulau Miang Kutim Resah, Dugaan Pencemaran Laut Muncul di Sekitar Jeti CPO

24 Juni 2026 | 22:35
Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

24 Juni 2026 | 22:15
Bayi Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Berau

Bayi Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Berau

24 Juni 2026 | 21:48
Harga Pertamax Naik, Antrean BBM Subsidi di Sangatta Bertambah

Harga Pertamax Naik, Antrean BBM Subsidi di Sangatta Bertambah

24 Juni 2026 | 21:36
Next Post
Panggung Wamen HAM di Samarinda Diambil Alih BEM Unmul, Suasana Sempat Tegang

Panggung Wamen HAM di Samarinda Diambil Alih BEM Unmul, Suasana Sempat Tegang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Mutasi Polres Kutim, 5 Jabatan Kasat hingga Kapolsek Resmi Bergeser

Mutasi Polres Kutim, 5 Jabatan Kasat hingga Kapolsek Resmi Bergeser

18 Juni 2026 | 22:39
Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker "Pelabuhan Tikus"

Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker “Pelabuhan Tikus”

18 Juni 2026 | 21:59
Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

19 Juni 2026 | 16:57

Terbaru

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara Sepinggan Balikpapan hingga 15 Ribu per Hari Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta Bandara Sepinggan Balikpapan Layani Hampir 375 Ribu Pemudik Lebaran 2025 Arus Balik Lebaran Kaltim 2025; Bandara Sepinggan Balikpapan Catat 289 Penerbangan Sehari

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara Sepinggan Balikpapan hingga 15 Ribu per Hari

25 Juni 2026 | 00:13

Tipy na zvýšenie vašich šancí v online hazardných hrách

25 Juni 2026 | 00:06
Warga Keluhkan Hujan Debu, DPRD Balikpapan Siapkan Pemanggilan Pertamina

Warga Keluhkan Hujan Debu, DPRD Balikpapan Siapkan Pemanggilan Pertamina

24 Juni 2026 | 23:28
Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

24 Juni 2026 | 22:58
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved