Pranala.co, BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengingatkan perusahaan agar tidak memandang karyawan hanya sebatas buruh. Menurutnya, pekerja adalah mitra utama yang ikut menentukan laju usaha.
“Kalau tidak ada yang bekerja, siapa yang jalankan perusahaan? Pekerja itu aset utama. Kalau diperlakukan sebagai mitra, produktivitas pasti naik, perusahaan maju, dan keuntungan pun maksimal,” kata Agus Haris, Selasa (23/9/2025).
Agus mencontohkan, sikap menghargai karyawan bisa menumbuhkan loyalitas.
“Seharusnya masuk jam 07.00, bisa saja mereka datang jam 06.30 karena merasa dihargai. Tapi kalau dipandang hanya buruh, jam 07.00 wajib masuk, malah jam 07.30 baru hadir,” ujarnya.
Namun ia juga mengingatkan pekerja agar tidak terlena. Menurutnya, kemitraan harus dibarengi dengan etos kerja yang tinggi.
“Tidak mungkin perusahaan mempertahankan pekerja yang malas. Itu jelas merugikan,” tegas pria yang akrab disapa AH.
Agus mengisahkan pengalamannya saat masih menjadi anggota DPRD Bontang. Saat itu, 75 karyawan PT Indominco mengadu karena terancam PHK.
Dari komunikasi dengan pihak perusahaan, ditemukan fakta bahwa sebagian pekerja kerap datang terlambat, berlama-lama bersantai, bahkan sudah bersiap istirahat sejak pukul 11.00.
“Saya minta bukti dari perusahaan, dan memang ada. Lalu saya tanya pekerja, ada yang jujur mengaku, ada juga yang tidak. Yang jujur saya minta perusahaan pertahankan, dengan catatan mereka harus berubah,” ungkapnya.
Dari pengalaman itu, Agus menekankan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Perusahaan harus menempatkan pekerja sebagai mitra, membangun tata kelola yang sehat, dan memberi ruang untuk berkembang. Di sisi lain, pekerja wajib menunjukkan komitmen dan tanggung jawab.
“Kalau sinergi ini terjalin, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja bisa berjalan seiring,” tutup Wawali Bontang Agus Haris. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami








