PRANALA.CO, Bontang - Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan sejarah baru dalam ajang Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Kaltim. Setelah sebelumnya hanya menempati posisi kedua, tahun ini Kota Bontang berhasil merebut peringkat pertama dengan skor 98,00 dan predikat “Informatif” dalam kategori Pemerintah Kota/Kabupaten.
Malam penghargaan yang berlangsung Rabu (18/12/2024) malam di Ballroom Hotel Aston Samarinda itu menjadi saksi euforia rombongan Pemerintah Kota Bontang yang dipimpin langsung Asisten Administrasi Umum Akhmad Suharto. Kegembiraan pecah saat nama Kota Bontang diumumkan sebagai pemenang terbaik pertama.
“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Kota Bontang berkomitmen untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi publik,” ujar Akhmad Suharto.
Prestasi ini tidak hanya berhenti di tingkat pemerintah kota. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Bontang, berbagai badan publik di kota ini juga menunjukkan performa gemilang. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berhasil meraih nilai sempurna dan menyabet posisi pertama pada kategori badan publik, dengan predikat “Informatif”. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pun tidak ketinggalan, menduduki posisi kelima dengan skor 94 dan predikat yang sama.
Tidak hanya itu, sektor yudikatif Kota Bontang juga mencatatkan prestasi. Pengadilan Agama Kota Bontang meraih posisi kedua pada kategori Yudikatif dengan skor 99 dan predikat “Informatif”. Di kategori Penyelenggara Pemilu, Bawaslu Kota Bontang sukses menempati posisi ketiga dengan nilai 97 dan predikat “Informatif”.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Kota Bontang dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Sinergi antara pemerintah, badan publik, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan ini. Kota Bontang terus berupaya menyediakan pelayanan informasi yang transparan dan berkualitas bagi seluruh warganya.
“Penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah-langkah strategis yang lebih baik untuk memastikan keterbukaan informasi menjadi bagian dari budaya kerja pemerintah dan masyarakat,” tutup Akhmad Suharto. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















