PETA kerawanan peredaran narkotika di kalangan generasi muda kian mengkhawatirkan. Fenomena ini memicu keprihatinan mendalam, namun respons berbeda justru ditunjukkan oleh sekelompok anak muda di pesisir Bontang.
Alih-alih bersikap apatis, pengurus Jaringan Remaja Waspada Penyalahgunaan Narkoba (Jarwasnaba Berbas Pantai) memilih mengambil langkah nyata. Mereka berinisiatif menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK Bontang) untuk menggelar bimbingan pencegahan narkotika secara mandiri, Jumat (19/6/2026) malam.
Langkah ini langsung mendapat apresiasi tinggi. Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, mengungkapkan rasa bangganya terhadap antusiasme pemuda di kawasan Jalan P. Diponegoro RT 18, Kelurahan Berbas Pantai tersebut.
Lulyana mencatat, kelompok ini menjadi wadah remaja pertama yang secara aktif mengundang BNNK untuk memberikan pembinaan sepanjang 2026.
"Jarwasnaba ini jaringan pemuda anti-narkoba yang digagas oleh PKK di Kalimantan Timur. Sasarannya memang remaja, konsepnya hampir mirip dengan duta genre," kata Lulyana.
Keterlibatan aktif kelompok ini dinilai sangat krusial. Mengingat, ancaman narkotika saat ini tidak lagi memandang latar belakang dan usia, dengan remaja sebagai kelompok yang paling rentan.
Lulyana berharap, gerakan dari bawah seperti ini mampu menjadi benteng pertahanan pertama di lingkungan keluarga dan pergaulan sebaya.
"Harapannya jaringan ini bisa membantu kami dalam pencegahan narkoba, karena saat ini penyalahgunaan di kalangan remaja cukup marak," tuturnya.
Meski begitu, pihak BNNK Bontang juga memberikan catatan penting terkait konsistensi gerakan relawan ini di lapangan. Pendampingan dan pelatihan tingkat lanjut akan diberikan secara selektif.
"Kami melihat dulu sejauh mana mereka aktif. Jangan sampai sudah dilatih tapi tidak bergerak. Jadi yang benar-benar aktif sebagai relawan, itu yang akan kami prioritaskan untuk pelatihan," tegas Lulyana.
Inisiatif positif ini juga mendapat pengawalan penuh dari aparatur setempat. Lurah Berbas Pantai, Hadi Jumianto, yang hadir langsung bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Styo Wahyudi, memandang pembekalan dari pemateri BNNK Bontang, Cokorda, sebagai modal berharga.
Bagi Hadi, gerakan anak muda ini adalah investasi jangka panjang untuk menyelamatkan masa depan Berbas Pantai dari cengkeraman barang haram.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BNNK Bontang atas materi dan pembekalan yang diberikan. Semoga sinergi ini terus terjalin demi mewujudkan generasi yang sehat dan berprestasi," ucap Lurah Hadi. [FR]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















