BADAK LNG menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Bantuan diserahkan di Kantor Kecamatan Nokilalaki, Kamis (13/8/2026), untuk membantu warga yang masih menjalani pemulihan pascagempa 16 Juni 2026.
Bantuan tersebut menyasar dua kebutuhan utama, yakni kebutuhan rumah tangga dan pendidikan. Badak LNG menyerahkan kasur dan kompor gas untuk kebutuhan keluarga, serta paket tas sekolah lengkap dengan alat tulis bagi anak-anak sekolah dasar.
Supervisor Internal & External Relations Badak LNG, Syuhril, mengatakan dukungan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan anak.
“Dukungan ini disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga serta menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kecamatan Nokilalaki. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” kata Syuhril.
Gempa yang melanda Kabupaten Sigi menyebabkan kerusakan pada ribuan rumah warga serta sejumlah fasilitas pendidikan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan dukungan kemanusiaan masih diperlukan selama masyarakat menjalani proses pemulihan.
Bantuan berupa kasur dan kompor gas diharapkan dapat membantu keluarga terdampak memenuhi kebutuhan rumah tangga setelah bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan Badak LNG dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial Kabupaten Sigi dan pihak Kecamatan Nokilalaki. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang membutuhkan.
Syuhril menyerahkan bantuan secara langsung kepada penerima manfaat di Kecamatan Nokilalaki. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara tepat sasaran dan transparan.
Proses penyaluran tidak hanya berfokus pada kebutuhan keluarga, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan aktivitas pendidikan anak-anak yang terdampak bencana.
Perlengkapan Sekolah untuk Anak Terdampak Gempa
Bantuan pendidikan diberikan dalam bentuk paket tas sekolah lengkap dengan alat tulis untuk anak-anak sekolah dasar.
Dukungan tersebut diharapkan membantu anak-anak kembali menjalani aktivitas belajar dengan perlengkapan sekolah yang memadai di tengah proses pemulihan pascagempa.
Bagi anak-anak, keberlanjutan kegiatan belajar menjadi bagian penting setelah kondisi darurat berlalu. Bantuan perlengkapan sekolah juga diharapkan dapat memberikan dukungan agar mereka tetap bersemangat mengikuti pendidikan.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga sekaligus memberikan dukungan bagi anak-anak agar tetap semangat melanjutkan pendidikan di tengah proses pemulihan,” ujar Syuhril. (*)















