Update 12 Mei: Bocah 8 Tahun di Berau Terkonfirmasi Positif Covid-19

ilustrasi: WHO ingatkan seluruh negara siaga hadapi COVID-2019. (ANTARA/HO)

PERKEMBANGAN penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kalimantan Timur terus diperbaharui. Pada hari ini, Selasa (12/5), terjadi penambahan tiga kasus baru pasien positif virus corona di Bumi Etam. Sehingga total 228 kasus, sedangkan 193 sampel menunggu hasil uji swab.

Andi M Ishak Plt Kadinkes Kaltim mejelaskan penambahan kasus positif Covid-19 hari ini berasal dua kasus dari Berau dan Kutai Timur ada satu kasus. “Dua dari Berau dan 1 kasus positif dari Kutai Timur,” jelas Andi lewat virtual pers, Selasa (12/5).

Di Berau, kasus pasien positif Covid-19, keduanya merupakan warga dari Kecamatan Biduk-Biduk yang kontak serumah dengan klaster Gowa. BRU 32 (wanita 36 tahun). Kasus ini merupakan orang tanpa gejala yang kontak erat dengan BRU 18 dari klaster Gowa, yang tidak lain adalah suami pasien BRU 32.

Saat ini pasien dirawat di rumah sakit darurat karantina Covid-19 Berau. Malangnya, anak dari pasangan BRU 18 dan BRU 32, yaitu anak perempuan berusia 8 tahun, yang tercatat sebagai BRU 33, juga terkonfirmasi positif bersama ibunya hari ini. Saat ini pasien juga dirawat di rumah sakit darurat karantina Covid-19 Berau.

“Keduanya satu keluarga. Ibu dan anak. Sebelumnya, ayahnya (BRU-18) sudah terkonfirmasi positif. Dia menulari anak dan istrinya,” jelas Andi lagi.

Penularan ini pun dikategorikan transmisi lokal, karena pasien terkonfirmasi positif tanpa memiliki catatan perjalanan dari wilayah manapun. Meskipun dikategorikan sebagai transmisi lokal, Dinkes menyebut transmisi lokal ini masih di tahap lini pertama karena masih dalam lingkup keluarga atau satu rumah.

Penambahan kasus positif terakhir datang dari Kutim sebanyak satu kasus, yaitu KTM 32 (laki-laki 54 tahun). Ini merupakan PDP yang kontak erat dengan KTM 13 yang berasal dari klaster Gowa dan kasus dirawat di Rumah Sakit Kudungga Sangatta.

Meski begitu, kabar baik penambahan pasien sembuh pun juga ada hari ini. Yakni, 3 pasien sembuh. Dua pasien sembuh dari Balikpapan, yakni BPN 14 (laki-laki 26 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta.

Kedua, BPN 26 (wanita 19 tahun) juga merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta, yang telah dirawat di RSUD Kanudjoso sejak 10 April 2020. Sementara kasus ketiga dari Bontang. Yakni, laki-laki 43 tahun yang dirawat di RSUD Taman Husada Bontang sejak 29 Maret 2020. Berasal dari klaster Gowa. (*)

More Stories
Mengintip 3 Progres Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Baru