PRANALA.CO – Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lempake di Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur saat ini kondisinya semakin sempit. Tercatat hanya sekitar 71 liang lahat yang siap pakai. Hal ini terungkap saat Komisi III DPRD Bontang melakukan kunjungan lapangan, Senin, 3 Juni 2024.
Petugas TPU Lempake, Bambang mengungkapkan, pihaknya khawatir terkait keterbatasan lahan tersebut. Dirinya berharap, Pemkot Bontang segera menemukan solusi sebelum lahan pemakaman benar-benar penuh. Sebab bila hal itu terjadi, dapat memicu konflik dengan warga yang ingin menguburkan anggota keluarga mereka.
“Jumlah liang lahat yang tersisa tidak mencapai 100, ini hanya akan cukup untuk beberapa bulan ke depan,” kata Bambang.
Dirinya menegaskan, pentingnya tindakan segera untuk menghindari bentrok dengan warga akibat kekurangan lahan pemakaman. Dia mendesak agar pemerintah bertindak cepat dalam pembebasan lahan baru untuk makam.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina, mendukung pernyataan petugas setempat dan mendesak Pemkot Bontang untuk segera mencari solusi atas masalah ini.
“Perluasan lahan harus segera dilakukan karena yang tersisa hanya sedikit. Jika lahan penuh, dikhawatirkan akan timbul protes dari warga,” tandasnya.
Diketahui, saat ini terdapat dua alternatif lahan yang bisa digunakan untuk perluasan makam. Pertama di sisi bawah kuburan. Namun jika ingin menggunakan lahan ini, harus ditimbun terlebih dahulu sebab jenisnya adalah tanah rawa.
Kedua, menggunakan lahan milik warga. Namun untuk opsi ini, harus dipastikan terlebih dahulu dengan si pemilik lahan tersebut. (ADS)













