Tenggarong, PRANALA.CO – Hujan deras yang mengguyur Desa Muara Kaman Ulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (14/4/2025), tak hanya menyapu atap dan halaman, namun juga mengguncang rasa aman warga.
Di RT 15, sebuah rumah roboh diterpa angin kencang. Seorang penghuni rumah tertimpa reruntuhan. Namun di tengah kepanikan, hadir empat petugas pemadam kebakaran yang tak mengenal ragu: menyibak puing-puing, menyelamatkan nyawa.
Adalah Fida Hurasani, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kutai Kartanegara, yang mengonfirmasi peristiwa itu. Ia menyebut laporan pertama masuk pada pukul 16.32 WITA dari seorang warga yang menyaksikan rumah roboh di tengah badai. Di dalamnya, seorang warga terjebak, butuh pertolongan segera.
Tak butuh waktu lama, tim dari Pos Damkar Sektor Muara Kaman langsung dikerahkan. Empat personel – Muhamad Riski, M. Nur Hidayah, Indra Wijaya Saputra, dan Supriyanto – berpacu dengan waktu, menerobos medan yang licin dan basah demi menjangkau lokasi kejadian.
“Tim kami langsung bergerak setelah menerima laporan. Kami paham, dalam kondisi seperti ini, setiap detik bisa jadi penentu antara hidup dan mati,” ujar Fida.
Setibanya di lokasi, mereka tidak sendiri. Warga sekitar, meski diguyur hujan, bahu-membahu membantu proses evakuasi. Dalam sinergi antara petugas dan masyarakat, korban berhasil dikeluarkan dari reruntuhan. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat menggunakan ambulans desa.
“Kami mengapresiasi kerja cepat rekan-rekan di lapangan, serta solidaritas warga yang luar biasa. Ini contoh nyata bahwa kebersamaan adalah kekuatan kita,” tambah Fida.
Musim penghujan memang selalu membawa potensi bahaya. Bagi sebagian besar masyarakat, hujan berarti rezeki untuk sawah dan kebun. Tapi dalam intensitas ekstrem, hujan bisa berubah menjadi bencana. Dan dalam situasi itulah, kehadiran petugas pemadam kebakaran tak hanya soal api — tapi juga tentang kemanusiaan.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada. Jangan anggap remeh cuaca ekstrem. Segera laporkan jika ada potensi bahaya. Kami siap siaga,” imbaunya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















