BONTANG, Pranala.co — Hari pertama kerja usai libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah langsung dimanfaatkan Pemerintah Kota Bontang untuk memastikan roda pelayanan publik kembali berjalan normal. Rabu (25/3/2026), inspeksi mendadak (sidak) digelar serentak di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), hingga tingkat kelurahan.
Langkah ini bukan sekadar formalitas. Pemerintah ingin memastikan dua hal berjalan beriringan: disiplin aparatur sipil negara (ASN) dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, turun langsung memimpin sidak. Ia didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sony Suwito Adicahyono, serta tim gabungan dari BKPSDM, Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Satuan Polisi Pamong Praja.
Pemeriksaan dilakukan menyeluruh. Tidak hanya mencatat kehadiran, tetapi juga memastikan validitas data di lapangan.
Kunjungan diawali dari ruang-ruang bagian di Kantor Sekretariat Daerah. Setelah itu, rombongan bergerak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bontang. Di sana, perhatian tidak hanya pada absensi pegawai, tetapi juga pada kelancaran pelayanan kesehatan.
“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal, terutama di sektor kesehatan,” menjadi prinsip yang ditekankan dalam sidak tersebut.
Dari RSUD, sidak berlanjut ke sejumlah OPD lain. Di antaranya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Secara paralel, Penjabat Sekretaris Daerah Akhmad Suharto juga melakukan pemantauan ke beberapa instansi lain, seperti Dinas Perhubungan, Sekretariat DPRD, dan Gedung Graha Taman Praja. Hasilnya cukup menggembirakan.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, tingkat kehadiran ASN tergolong tinggi. Kepatuhan terhadap penggunaan atribut dinas juga dinilai baik. Sementara itu, sejumlah pegawai yang tidak hadir telah menyampaikan alasan yang sah secara administratif, seperti cuti tahunan, cuti melahirkan, maupun tugas dinas luar.
Wali Kota Bontang, yang akrab disapa Bunda Neni, menegaskan bahwa sidak ini memiliki makna lebih dari sekadar rutinitas birokrasi.
“Inspeksi ini menjadi langkah awal untuk memastikan disiplin ASN tetap terjaga, sekaligus mendorong semangat kerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal sejak hari pertama,” ujarnya. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















