• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Potret Pendidikan Samarinda; Krisis Ratusan Guru hingga Fasilitas Tak Merata

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Mei 2026 | 23:08
Reading Time: 2 mins read
0
Potret Pendidikan Samarinda; Krisis Ratusan Guru hingga Fasilitas Tak Merata

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KRISIS guru mulai membayangi dunia pendidikan di Samarinda. DPRD Samarinda mencatat kekurangan lebih dari 500 tenaga pengajar dan berpotensi melonjak menjadi sekitar 765 orang pada akhir 2026, saat banyak guru memasuki masa pensiun.

Fakta itu mengemuka dalam rapat Komisi IV DPRD Samarinda bersama Dinas Pendidikan di Gedung DPRD, Selasa (5/5/2026). Rapat tersebut mengurai persoalan mendasar pendidikan, dari kurikulum hingga ketimpangan fasilitas sekolah.

PILIHAN REDAKSI

Ditolak di 9 Sekolah, TRC PPA Bawa Bukti Kekacauan SPMB Samarinda ke Dewan

Ditolak di 9 Sekolah, TRC PPA Bawa Bukti Kekacauan SPMB Samarinda ke Dewan

2 Juli 2026 | 08:39
Setoran PAD Varia Niaga Hanya Rp500 Juta, DPRD Samarinda Dibikin Bingung

Setoran PAD Varia Niaga Hanya Rp500 Juta, DPRD Samarinda Dibikin Bingung

29 April 2026 | 15:07

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyebut kondisi kekurangan guru sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Di sisi lain, proses rekrutmen tenaga baru terhambat aturan dan birokrasi yang panjang.

“Kita kekurangan lebih dari 500 guru, dan bisa mencapai 765 di akhir tahun. Sementara pengangkatan guru baru masih terkendala administrasi,” kata Novan.

Keterbatasan tenaga pengajar ini berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Sejumlah sekolah harus menyesuaikan beban mengajar, bahkan berpotensi mengurangi efektivitas proses belajar di kelas.

Masalah tidak berhenti di situ. Penerapan kurikulum muatan lokal, seperti bahasa daerah, juga belum berjalan optimal. Keterbatasan guru yang menguasai bahasa Kutai membuat pelajaran tersebut hanya sebatas formalitas di atas kertas.

“Secara kurikulum sudah ada, tapi praktiknya belum maksimal karena tidak semua guru punya kompetensi bahasa daerah,” ujar Novan.

Di tengah tuntutan era digital, sekolah di Samarinda juga dinilai belum siap mengajarkan teknologi seperti coding dan kecerdasan buatan. Keterbatasan kompetensi guru membuat beberapa sekolah harus menggandeng pihak swasta agar siswa tetap mendapatkan pengetahuan tersebut.

Kondisi ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pendidikan modern dan kesiapan sumber daya manusia di lapangan.

Selain itu, ketimpangan fasilitas sekolah masih menjadi persoalan lama yang belum sepenuhnya teratasi. Sekolah di wilayah pinggiran disebut tertinggal dibandingkan sekolah di pusat kota, terutama dalam hal kualitas bangunan dan sarana pendukung.

DPRD Samarinda mengakui pembangunan infrastruktur pendidikan selama ini belum merata dan cenderung terpusat. Ke depan, pembahasan akan difokuskan per wilayah untuk mempercepat pemerataan.

Di saat bersamaan, kebijakan nasional wajib belajar 13 tahun menambah tekanan baru. Program yang mencakup PAUD itu belum diiringi dukungan anggaran yang memadai, sehingga membebani sekolah, khususnya di tingkat dasar.

Kondisi ini menempatkan Samarinda pada persimpangan: kebutuhan pendidikan terus meningkat, sementara dukungan tenaga, anggaran, dan infrastruktur belum sepenuhnya siap.

DPRD Samarinda menyatakan akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi. Namun tanpa langkah cepat, krisis guru dan ketimpangan pendidikan berpotensi semakin melebar dalam waktu dekat. [TIA]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: DPRD SamarindaGuru Samarinda
Previous Post

Bicara di Forum Nasional, Wali Kota Bontang Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Next Post

Kontestasi Ketua Kadin Kutim Mengerucut, Hanya Petahana Lolos Verifikasi

BACA JUGA

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

3 Juli 2026 | 20:39
Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

3 Juli 2026 | 19:49
35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

3 Juli 2026 | 19:04
Next Post
Kontestasi Ketua Kadin Kutim Mengerucut, Hanya Petahana Lolos Verifikasi

Kontestasi Ketua Kadin Kutim Mengerucut, Hanya Petahana Lolos Verifikasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

3 Juli 2026 | 22:33
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved