PEGULAT Kaltim berhasil mengukir prestasi gemilang ajang babak kualifikasi PON di Bogor, Kamis (9/11/2023). Setelah tim Benua Etam kelas greco roman dan gaya bebas putri yang meraih hasil bagus, Pra PON kali ini ditutup dengan torehan 1 keping emas, 1 perak dan 3 perungu pada kelas gaya bebas putrra.
Pelatih Gulat Kaltim, Rudiansyah mengaku senang para atlet mampu tampil maksimal, meski ada 1 atlet yang masih belum bisa melaju ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumut mendatang.
“Tim putra kali ini kami ucapkan syukur karena telah berhasil melaksanakan pertandingan dapat 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu dan 1 kelas tidak lolos di kelas 120 Kg kedepannya kita akan mengevaluasi kekurangan di pra PON ini untuk mempersiapkan diri menghadapi PON,” ucap Rudiansyah.
Ia menerangkan sebelumnya pada partai final perebutan emas kelas 65kg gaya bebas putra, atletnya terpaksa tidak bisa melanjutkan karena mengalami cedera serius yang perlu dilakukan penanganan, sehingga kepingan perak ini patut disyukuri.
Sejatinya, kontingen Kaltim hanya mengandalkan 2 medali emas tim putra itu kelas 57 dan 65, tapi di kelas 65 di semifinal atas nama Hamka mengalami cedera fatal.
Akibatnya, dia tidak bisa melanjutkan di final untuk mendapatkan emas dan terpaksa tidak bisa naik ke podium untuk meraih medali perak.
Lebih lanjut, dia menyebutkan setelah Pra PON ini para pegulat Benua Etam akan melakukan pemulihan sementara hingga akhir tahun, sembari beberapa atlet lainnya juga akan mengikuto berbagai event internasional bersama Timnas Indonesia.
Saat ini sampai akhir tahun 2023 pihaknya akan me-recovery atlet. Sebab, beberapa atlet gulat Kaltim mengikuti perlombaan di Sea Games, lanjut ke Asian Games lanjut lagi Pra PON.
“Jadi kita rehatkan sebentar, tapi tidak bebas bagi mereka tetap menjaga kondisi masing-masing,” katanya.
Sementara untuk pematangan persiapan dari segi teknik dan fisik menghadapi PON yang akan datang, atlet-atlet yang lolos ini menjalani latihan rutin biasa sampai Marer 2024 untuk menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) atai program sentralisasi KONI Kaltim.
Pra PON 2023 ini dengan meraih 6 medali emas, 4 perak dan 5 perunggu menjadi prestasi tersendiri bagi Gulat Kaltim. Tentu raihan medali tersebut sangat diapresiasi oleh KONI dan Dispora Kaltim, agar menatap PON yang akan datang bisa meraih hasil lebih baik. (ADS/DISPORA KALTIM)


















