PERJALANAN menuju kawasan wisata Bontang Kuala mendadak terganggu setelah sebuah pohon bakau berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menghantam sebuah mobil yang melintas di Jalan Kapten Piere Tendean, Rabu (15/7/2026) sore.
Benturan keras itu membuat bagian depan kendaraan mengalami kerusakan, sementara batang pohon menutup hampir seluruh badan jalan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kejadian itu sempat memicu kepanikan pengguna jalan karena akses menuju kawasan pesisir Bontang Kuala tidak bisa dilalui untuk sementara waktu.
Laporan mengenai pohon tumbang diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang melalui grup WhatsApp 113. Tak lama berselang, Tim Rescue Regu 3 Mako langsung meluncur ke lokasi dengan membawa peralatan evakuasi.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati batang pohon melintang di jalan dan menimpa bagian depan mobil yang sedang melintas. Kondisi tersebut membuat arus kendaraan tersendat karena pengendara harus berhenti menunggu proses penanganan.
Tim Rescue menggunakan mesin pemotong untuk memotong batang dan ranting pohon secara bertahap. Proses dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan petugas, pengguna jalan, maupun kendaraan yang berada di sekitar lokasi.
Setelah seluruh batang berhasil dipindahkan, akses lalu lintas kembali normal dan kendaraan dapat melintas seperti biasa.
Meski tidak menelan korban, bagian depan mobil mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon yang berukuran cukup besar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Bontang, Amiluddin, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas jalan yang dipenuhi pepohonan, terutama di kawasan pesisir.
Menurutnya, pohon yang sudah rapuh atau diterpa angin kencang memiliki potensi tumbang sewaktu-waktu dan dapat membahayakan pengguna jalan.
Dia bilang keselamatan harus menjadi prioritas. Jika melihat pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, segera laporkan kepada instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami akan selalu siap merespons setiap laporan masyarakat demi menjaga keselamatan bersama,” tegas Amiluddin. (*)
















