• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Tolak Sembako demi Jalur Hukum

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Juli 2026 | 21:43
Reading Time: 2 mins read
0
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Proses pemakaman bayi di Bengalon, Kutim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DUKA mendalam menggelayuti keluarga kecil seorang pekerja kebun kelapa sawit di Bengalon, Kutai Timur (Kutim). Bayi mungil mereka yang lahir sehat, mendadak meninggal dunia hanya dalam hitungan jam setelah melalui rutinitas pagi di rumah sakit.

Kini, Polres Kutim tengah bergerak mendalami dugaan kelalaian pelayanan medis di Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth Bengalon. Penyelidikan intensif terus berjalan guna mengungkap tabir di balik kematian tragis sang buah hati yang dilaporkan sejak Juni lalu.

PILIHAN REDAKSI

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Ketua Serikat Pekerja Fairco Mandiri, Ebed Sidabutar, yang mendampingi keluarga korban, membeberkan detik-detik sebelum sang bayi mengembuskan napas terakhirnya pada 8 Juni kemarin. Hari itu dimulai seperti biasa, penuh kehangatan keluarga baru.

Sekira pukul 10.00 Wita, perawat membawa bayi tersebut untuk dimandikan. Tak lama berselang, sang ayah diminta oleh perawat untuk membeli susu formula demi sang bayi.

Petaka justru datang setelah susu itu berpindah tangan. Pihak rumah sakit meminta agar bayi dibangunkan guna meminum susu yang baru dibeli tersebut. Namun, respons tubuh sang bayi di luar dugaan.

“Setelah meminum susu, kondisi bayi menjadi lemas. Usai diperiksa perawat dan dokter, sekira pukul 11.30 Wita keluarga diberi kabar bahwa bayi telah meninggal dunia,” ungkap Ebed, Rabu (15/7/2026).

Hanya dalam waktu 90 menit sejak dimandikan, bayi yang dinyatakan lahir sehat dua hari sebelumnya itu kini telah tiada. Pihak keluarga mencurigai ada kejanggalan serius pada pemberian susu yang disarankan perawat.

Tolak Sembako demi Jalur Hukum

Sehari setelah kejadian kelam itu, pihak keluarga langsung melaporkan RS Santa Elisabeth ke Polres Kutai Timur atas dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Respons tak terduga sempat datang dari pihak manajemen rumah sakit.

Ebed mengungkapkan, dua hari setelah laporan polisi masuk, Direktur RS Santa Elisabeth Bengalon sempat mendatangi kediaman karyawan di perumahan kebun sawit. Kedatangan tersebut dibarengi dengan pemberian bingkisan sembako.

Dalam pertemuan di rumah dinas buruh tersebut, pihak rumah sakit disinyalir melayangkan permintaan agar kasus ini tidak dibawa ke ranah hukum. Namun, keteguhan hati sang ayah tidak bisa ditukar dengan paket bahan pokok. Pihak keluarga memilih menutup pintu damai dan menuntut keadilan yang transparan.

“Pihak keluarga meminta pertanggungjawaban pihak Rumah Sakit Santa Elisabeth Bengalon dan proses hukum yang adil,” tegas Ebed.

Upaya keluarga mencari kejelasan semakin buntu ketika rekam medis sang anak belum juga diserahkan. Melalui surat resmi tertanggal 12 Juni, pihak rumah sakit berdalih belum bisa membuka dokumen medis tersebut karena kasusnya sudah masuk ranah hukum.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 13 Juli, Korps Bhayangkara menegaskan tidak tinggal diam. Penyelidikan terus berjalan terukur.

Polisi telah memeriksa delapan orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Selain itu, penyidik juga sudah mengantongi dokumen penanganan medis serta melakukan pemeriksaan post-mortem terhadap jasad korban.

Langkah berikutnya, penyidik segera memanggil ahli dokter anak dan ahli forensik untuk membedah unsur medis perkara ini. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kutai Timur juga diagendakan sebelum polisi melakukan gelar perkara.

Sementara itu, Direktur RS Santa Elisabeth Bengalon, Suster Floresta Sitepu, memilih irit bicara saat dimintai klarifikasi. Pihak rumah sakit menegaskan baru akan membuka suara setelah proses hukum di kepolisian selesai.

“Mohon maaf, kami akan siap wawancara setelah proses hukum selesai. Untuk saat ini kami belum bisa memberikan pernyataan,” pungkas Suster Floresta singkat. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: M Hafif Nikolas
Tags: KriminalPolres KutimRumah Sakit
Previous Post

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Next Post

Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

BACA JUGA

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

15 Juli 2026 | 22:43
Klinik Ikon Bontang Hadir, Guru PAUD Kini Punya Tempat Konsultasi Gratis

Klinik Ikon Bontang Hadir, Guru PAUD Kini Punya Tempat Konsultasi Gratis

15 Juli 2026 | 21:14
Mobil Nyaris Ringsek Tertimpa Pohon Bakau Tumbang di Bontang Kuala

Mobil Nyaris Ringsek Tertimpa Pohon Bakau Tumbang di Bontang Kuala

15 Juli 2026 | 20:47
Siaga El Niño, Kutim Siapkan 83,6 Ton Beras Antisipasi Krisis Pangan Stok Beras di Kaltim Aman hingga 3 Bulan, Bulog Tambah Pasokan 17 Ribu Ton Pasokan 42 Ton per Hari, Balikpapan Siap Jalankan Program Pangan Murah Stok Beras di Balikpapan Aman, Distribusi Sempat Tersendat Harga Beras di Mahulu Tembus Rp1,3 Juta, Pemprov Kaltim Kirim 68 Ton Bantuan

Siaga El Niño, Kutim Siapkan 83,6 Ton Beras Antisipasi Krisis Pangan

15 Juli 2026 | 18:43
Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

15 Juli 2026 | 18:13
Next Post
Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

14 Juli 2026 | 09:47

Terbaru

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD Balikpapan hingga 80 Ribu KK

15 Juli 2026 | 22:43
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved