• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Siaga El Niño, Kutim Siapkan 83,6 Ton Beras Antisipasi Krisis Pangan

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Juli 2026 | 18:43
Reading Time: 3 mins read
0
Siaga El Niño, Kutim Siapkan 83,6 Ton Beras Antisipasi Krisis Pangan Stok Beras di Kaltim Aman hingga 3 Bulan, Bulog Tambah Pasokan 17 Ribu Ton Pasokan 42 Ton per Hari, Balikpapan Siap Jalankan Program Pangan Murah Stok Beras di Balikpapan Aman, Distribusi Sempat Tersendat Harga Beras di Mahulu Tembus Rp1,3 Juta, Pemprov Kaltim Kirim 68 Ton Bantuan

Ilustrasi tumpukan beras Bulog di dalam gudang penyimpanan. (Syahrul)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

ANCAMAN El Niño yang diprakirakan memicu musim kemarau lebih panjang mulai diantisipasi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Kekhawatiran terhadap potensi gagal panen, lonjakan harga bahan pokok hingga risiko kerawanan pangan membuat pemerintah bergerak lebih awal.

Salah satu langkah yang disiapkan ialah menyediakan 83.640,98 kilogram atau sekira 83,6 ton beras sebagai Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Stok tersebut menjadi “tameng” jika dampak El Niño mulai dirasakan masyarakat.

PILIHAN REDAKSI

Kaltim Kejar Cetak 16 Ribu Hektare Sawah, Bekas Tambang Dihidupkan Kembali Ancaman El Nino Kaltim, Petani Diminta Tampung Air sebelum Agustus Kutim Defisit Beras 35 Ribu Ton, Produksi Lokal Baru 18 Persen Kaltim Bidik 20 Ribu Hektare Sawah Baru Tahun Ini Pupuk Kaltim Salurkan 836 Ribu Ton Pupuk Nonsubsidi, Petani Merasakan Dampaknya Penyerapan Pupuk Subsidi di Penajam Paser Utara Hanya Capai 3.766 Ton

Ancaman El Nino Kaltim, Petani Diminta Tampung Air sebelum Agustus

15 Juni 2026 | 23:43
BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

5 April 2026 | 23:21

Komitmen itu mengemuka dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Ruang Tempudau, Sekretariat Kabupaten Kutim, Senin (13/7/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia Regional Kalimantan Timur (Kaltim), Badan Pusat Statistik (BPS), BPBD Kutim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, KPHP Bengalon, serta sejumlah perangkat daerah lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kutim, Alidi, mengatakan pemerintah telah menyiapkan tiga strategi utama menghadapi dampak El Niño.

Langkah itu meliputi penguatan cadangan pangan pemerintah, memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), serta mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Menurut Alidi, cadangan pangan memiliki peran penting ketika terjadi situasi darurat, mulai dari bencana alam, kebakaran, gagal panen, wilayah terisolasi, hingga gejolak harga kebutuhan pokok.

Dia melanjutkan, cadangan pangan pemerintah daerah disiapkan untuk mencegah dan menanggulangi kerawanan pangan. Dengan stok yang tersedia, pemerintah dapat bergerak cepat membantu masyarakat ketika terjadi keadaan darurat maupun gejolak harga pangan.

“Saat ini, sebanyak 83.640,98 kilogram beras tersimpan di Perum Bulog Samarinda,” tambahnya.

Sebelumnya, sebanyak 2.340 kilogram beras telah disalurkan kepada 117 kepala keluarga korban kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar. Masing-masing keluarga menerima bantuan sebanyak 20 kilogram.

Tak hanya mengandalkan stok beras, Pemkab Kutim juga berupaya menjaga stabilitas harga melalui Gerakan Pangan Murah.

Hingga medio 2026, program tersebut telah digelar dua kali dengan menyediakan beras SPHP dan minyak goreng bagi masyarakat.

Memasuki semester kedua tahun ini, Dinas Ketahanan Pangan menjadwalkan enam kali pelaksanaan Gerakan Pangan Murah pada periode Agustus hingga Desember.

Menurut Alidi, program tersebut menjadi salah satu instrumen menjaga daya beli masyarakat ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

“Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen menjaga daya beli masyarakat. Ketika harga pangan bergejolak, masyarakat tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Pemkab Kutim menilai ketahanan pangan tidak cukup dibangun melalui cadangan beras dan operasi pasar.

Karena itu, pemerintah mengembangkan Program Teras Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dengan membagikan benih sayuran, polybag, dan pupuk kompos kepada kelompok Dasa Wisma.

Program ini diharapkan membuat setiap rumah mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangannya sendiri.

“Kalau masyarakat sudah terbiasa menanam kebutuhan dapurnya sendiri, dampak kenaikan harga maupun terganggunya pasokan pangan akan jauh lebih kecil. Ketahanan pangan yang paling kuat justru dimulai dari rumah tangga,” jelas Alidi.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berharap seluruh desa mengembangkan konsep Kampung Beragam seperti yang telah diterapkan di Desa Sangatta Utara.

Ia mengajak setiap RT memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai, tomat, daun bawang, seledri, serai, terong, hingga berbagai jenis sayuran lainnya.

Selain memenuhi kebutuhan dapur keluarga, hasil panen juga dapat menjadi tambahan penghasilan apabila produksinya berlebih.

“Kita tidak bisa mengendalikan cuaca, tetapi kita bisa mempersiapkan diri. Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah, kemudian berkembang menjadi gerakan di tingkat RT, desa, hingga kecamatan. Kalau ini dilakukan bersama-sama, saya yakin dampak El Niño terhadap masyarakat bisa kita tekan,” tegas Ardiansyah.

Melalui penguatan cadangan beras, perluasan Gerakan Pangan Murah, dan gerakan menanam di pekarangan rumah, Pemkab Kutim berupaya membangun sistem ketahanan pangan yang tidak hanya bergantung pada intervensi pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat.

Langkah itu diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan, menahan laju inflasi, sekaligus membuat warga lebih siap menghadapi dampak El Niño yang diperkirakan mulai terasa dalam beberapa bulan ke depan. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: Redaksi
Tags: El NinoKrisis Pangan
Previous Post

Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

BACA JUGA

Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

15 Juli 2026 | 18:13
Soal Tudingan Pungutan di Lapas Bontang: Belum Ada Bukti Pelanggaran!

Soal Tudingan Pungutan di Lapas Bontang: Belum Ada Bukti Pelanggaran!

15 Juli 2026 | 17:44
Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

15 Juli 2026 | 17:26
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Tak Terpengaruh Situasi Jakarta, Tiga Pilar Kaltim Sepakat Perkuat Sinergi

Tak Terpengaruh Situasi Jakarta, Tiga Pilar Kaltim Sepakat Perkuat Sinergi

15 Juli 2026 | 15:39
36 Orangtua Mengadu soal SPMB Samarinda, 19 Anak Kini Lolos SMP Negeri

36 Orangtua Mengadu soal SPMB Samarinda, 19 Anak Kini Lolos SMP Negeri

15 Juli 2026 | 14:43

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

14 Juli 2026 | 09:47

Terbaru

Siaga El Niño, Kutim Siapkan 83,6 Ton Beras Antisipasi Krisis Pangan Stok Beras di Kaltim Aman hingga 3 Bulan, Bulog Tambah Pasokan 17 Ribu Ton Pasokan 42 Ton per Hari, Balikpapan Siap Jalankan Program Pangan Murah Stok Beras di Balikpapan Aman, Distribusi Sempat Tersendat Harga Beras di Mahulu Tembus Rp1,3 Juta, Pemprov Kaltim Kirim 68 Ton Bantuan

Siaga El Niño, Kutim Siapkan 83,6 Ton Beras Antisipasi Krisis Pangan

15 Juli 2026 | 18:43
Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

15 Juli 2026 | 18:13
Soal Tudingan Pungutan di Lapas Bontang: Belum Ada Bukti Pelanggaran!

Soal Tudingan Pungutan di Lapas Bontang: Belum Ada Bukti Pelanggaran!

15 Juli 2026 | 17:44
Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

15 Juli 2026 | 17:26
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved