• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Lahan Pertanian Menyusut, DPRD Berau Desak Perda LP2B Segera Dibahas

Suriadi Said by Suriadi Said
24 April 2026 | 22:09
Reading Time: 2 mins read
0
Lahan Pertanian Menyusut, DPRD Berau Desak Perda LP2B Segera Dibahas

Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BANNER DPRD BERAU BARU

PENYUSUTAN lahan pertanian di Kabupaten Berau kian terasa. Di tengah laju pembangunan, ruang tanam yang dulu luas perlahan tergerus. Kondisi ini mendorong DPRD Berau mendesak pemerintah daerah segera membahas Peraturan Daerah Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

PILIHAN REDAKSI

Rencana Penarikan Nakes ke RSUD Tanjung Redeb Dinilai Berisiko

Rencana Penarikan Nakes ke RSUD Tanjung Redeb Dinilai Berisiko

28 April 2026 | 21:36
Legislator Berau Dukung Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji

Legislator Berau Dukung Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji

28 April 2026 | 21:24

Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah, menilai situasi tersebut tidak bisa ditunda. Ia menyebut, tanpa regulasi yang kuat, alih fungsi lahan akan terus terjadi dan berpotensi mengganggu ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang.

“Ini bukan sekadar aturan administratif. Kita bicara soal keberlanjutan pangan dan ruang hidup masyarakat,” kata Agus.

Menurutnya, Perda LP2B menjadi instrumen penting untuk mengendalikan konversi lahan. Tanpa payung hukum yang jelas, kawasan pertanian berisiko semakin menyempit, seiring meningkatnya kebutuhan lahan untuk pembangunan.

Agus juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memahami regulasi tersebut. Ia menyebut, dukungan publik akan menentukan efektivitas kebijakan di lapangan.

“Ketika masyarakat memahami regulasi, maka program pemerintah akan lebih mudah didukung,” ujarnya.

Selain mendorong regulasi, ia meminta pemerintah daerah segera melakukan inventarisasi lahan yang telah beralih fungsi. Data yang akurat dinilai menjadi dasar penting untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

“Kita harus memastikan status lahan ini clean and clear terlebih dahulu,” tegasnya.

Di sisi lain, persoalan status Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) juga disebut masih menjadi hambatan di lapangan. Ketidakjelasan status kawasan kerap menghambat pembangunan infrastruktur dasar, terutama di wilayah pedesaan.

Agus mengingatkan, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pembangunan, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian hukum bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami status kawasan. Jika dibiarkan, ini bisa merugikan warga maupun daerah,” katanya.

Dorongan percepatan Perda LP2B ini muncul di tengah kekhawatiran semakin terbatasnya lahan produktif. Tanpa intervensi kebijakan yang tegas, Berau berisiko menghadapi tekanan ganda: pembangunan yang terus berjalan, tetapi ruang pangan yang kian menyempit. [ADS/DPRD BERAU]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DPRD Berau
Previous Post

Nominal Bantuan Capai Rp10 Juta, Beasiswa Kutim Dibuka Mei 2026

Next Post

VIDEO: Detik-Detik Ambruknya Penampungan Sampah di Malahing Bontang

BACA JUGA

Rahasia PT EUP Bontang Terus Tumbuh, Inovasi Jadi Senjata Utama

Rahasia PT EUP Bontang Terus Tumbuh, Inovasi Jadi Senjata Utama

25 Juni 2026 | 14:45
Kaltim Kejar Cetak 16 Ribu Hektare Sawah, Bekas Tambang Dihidupkan Kembali Ancaman El Nino Kaltim, Petani Diminta Tampung Air sebelum Agustus Kutim Defisit Beras 35 Ribu Ton, Produksi Lokal Baru 18 Persen Kaltim Bidik 20 Ribu Hektare Sawah Baru Tahun Ini Pupuk Kaltim Salurkan 836 Ribu Ton Pupuk Nonsubsidi, Petani Merasakan Dampaknya Penyerapan Pupuk Subsidi di Penajam Paser Utara Hanya Capai 3.766 Ton

Kaltim Kejar Cetak 16 Ribu Hektare Sawah, Bekas Tambang Dihidupkan Kembali

25 Juni 2026 | 10:26
RKAB Dipangkas, Kutim Khawatir Kehilangan Rp2,34 Triliun dan 10 Ribu Pekerja Berisiko PHK

RKAB Dipangkas, Kutim Khawatir Kehilangan Rp2,34 Triliun dan 10 Ribu Pekerja Berisiko PHK

25 Juni 2026 | 10:03
Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara Sepinggan Balikpapan hingga 15 Ribu per Hari Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta Bandara Sepinggan Balikpapan Layani Hampir 375 Ribu Pemudik Lebaran 2025 Arus Balik Lebaran Kaltim 2025; Bandara Sepinggan Balikpapan Catat 289 Penerbangan Sehari

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara Sepinggan Balikpapan hingga 15 Ribu per Hari

25 Juni 2026 | 00:13
Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

24 Juni 2026 | 22:58
Otban Balikpapan Sulap Aset Mangkrak jadi Bisnis, Dari Padel hingga Coffee Shop

Otban Balikpapan Sulap Aset Mangkrak jadi Bisnis, Dari Padel hingga Coffee Shop

24 Juni 2026 | 22:05
Next Post
VIDEO: Detik-Detik Ambruknya Penampungan Sampah di Malahing Bontang Penampungan Sampah di Malahing Bontang Roboh, Warga Kesulitan Kelola Limbah

VIDEO: Detik-Detik Ambruknya Penampungan Sampah di Malahing Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Mutasi Polres Kutim, 5 Jabatan Kasat hingga Kapolsek Resmi Bergeser

Mutasi Polres Kutim, 5 Jabatan Kasat hingga Kapolsek Resmi Bergeser

18 Juni 2026 | 22:39
Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker "Pelabuhan Tikus"

Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker “Pelabuhan Tikus”

18 Juni 2026 | 21:59
Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

19 Juni 2026 | 16:57

Terbaru

Gudang Bulog Bontang Segera Dibangun, Sertipikat Lahannya Tuntas

Gudang Bulog Bontang Segera Dibangun, Sertipikat Lahannya Tuntas

25 Juni 2026 | 15:45
Rahasia PT EUP Bontang Terus Tumbuh, Inovasi Jadi Senjata Utama

Rahasia PT EUP Bontang Terus Tumbuh, Inovasi Jadi Senjata Utama

25 Juni 2026 | 14:45
Korupsi Rp1,22 Miliar di Pegadaian Samarinda, Eks Pengelola Unit Ditahan

Korupsi Rp1,22 Miliar di Pegadaian Samarinda, Eks Pengelola Unit Ditahan

25 Juni 2026 | 11:53
Kasus Samarinda Half Marathon, Polisi Periksa Dua Terlapor, Kerugian Peserta Ditaksir Rp400 Juta

Kasus Samarinda Half Marathon, Polisi Periksa Dua Terlapor, Kerugian Peserta Ditaksir Rp400 Juta

25 Juni 2026 | 11:41
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved