
PEMILIHAN kepala kampung (Pilkakam) di Kabupaten Berau menghadapi tantangan serius: keterbatasan anggaran berpotensi menekan partisipasi warga. Di tengah efisiensi belanja daerah, DPRD Berau mengingatkan agar pemilihan kepala kampung tidak kehilangan daya tarik publik dan tetap berjalan berkualitas.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, secara terbuka menyoroti risiko menurunnya antusiasme masyarakat jika pelaksanaan Pilkakam tidak dikemas dengan baik. Ia menilai, suasana pemilihan di tingkat kampung seharusnya mampu mendorong keterlibatan aktif warga, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
“Jangan sampai ini hanya jadi formalitas, tidak ada euforia yang menggugah perhatian warga,” kata Dedy.
Kondisi anggaran yang terbatas, menurut dia, memang tidak terhindarkan. Namun, hal itu tidak boleh berdampak langsung pada kualitas penyelenggaraan. DPRD, lanjutnya, tetap mendukung pembiayaan Pilkakam selama dirancang secara terukur dan tepat sasaran.
Peringatan ini bukan tanpa alasan. Dalam sejumlah pemilihan di tingkat lokal, rendahnya partisipasi kerap berujung pada minimnya legitimasi pemimpin terpilih. Situasi itu dinilai berpotensi memicu persoalan lanjutan, termasuk konflik horizontal di masyarakat.
Dedy juga menggarisbawahi potensi kerawanan yang kerap muncul dalam kontestasi Pilkakam. Ia menilai, tanpa koordinasi lintas sektor yang kuat—termasuk keterlibatan aparat keamanan—risiko gangguan dalam setiap tahapan bisa meningkat.
“Kesiapan panitia di kampung dan dukungan aparat sangat menentukan, dari penjaringan calon sampai pemungutan suara,” ujarnya.
Ia mendorong seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga unsur keamanan, untuk tidak bekerja sendiri-sendiri. Menurutnya, Pilkakam adalah agenda bersama yang menyangkut stabilitas sosial di tingkat akar rumput.
Dalam konteks yang lebih luas, Pilkakam bukan sekadar memilih kepala kampung, tetapi juga menentukan arah pembangunan desa ke depan. Karena itu, kualitas proses menjadi krusial agar pemimpin yang terpilih benar-benar mendapat legitimasi kuat dari masyarakat.
DPRD berharap, meski berada dalam tekanan efisiensi, pelaksanaan Pilkakam di Berau tetap mampu berjalan aman, lancar, dan menghasilkan pemimpin yang representatif serta mampu membawa perubahan nyata di kampungnya. [ADS/DPRD BERAU]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














