API yang diduga berasal dari pembakaran sampah mendadak membesar dan melalap sebuah bengkel di Jalan Poros Desa Kota Bangun II, RT 020, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kamis (23/04/2026) sekira pukul 09.45 WITA. Dalam hitungan menit, kobaran api merambat ke bangunan sekitar dan sulit dikendalikan.
Kencangnya angin menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api. Material mudah terbakar di sekitar lokasi membuat si jago merah dengan cepat menguasai area, termasuk sebagian bangunan warung angkringan di dekat bengkel.
Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, mengatakan sumber api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di samping bengkel. Kondisi lingkungan mempercepat api membesar sebelum sempat ditangani.
“Api cepat membesar karena angin kencang dan material di sekitar lokasi mudah terbakar,” ujar Asnan.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak efektif. Dalam situasi itu, sebagian warga memilih menyelamatkan barang yang masih bisa dijangkau.
Petugas pemadam kebakaran bersama relawan dan masyarakat akhirnya berhasil mengendalikan api sekira pukul 11.30 WITA. Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam hingga api benar-benar padam.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, satu unit bengkel hangus terbakar dan sebagian warung angkringan mengalami kerusakan. Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. [RE]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















