Pranala.co, BONTANG – Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terus menghantui lingkungan sekitar. Tak tinggal diam, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang menggencarkan upaya pencegahan.
Langkah itu diwujudkan lewat kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Selasa (9/7/2025), di ruang pertemuan Kelurahan Satimpo. Mengangkat tema “Menuju Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak”, kegiatan ini menggandeng berbagai unsur masyarakat.
Acara dibuka Marlina, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan DP3AKB Bontang, mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, Marlina menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif.
“Pencegahan kekerasan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Kelurahan Satimpo kita dorong jadi contoh nyata Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” tegasnya.
Sosialisasi ini diikuti para pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut: perwakilan Kelurahan Satimpo, Ketua RT, Tim Penggerak PKK, LPM, Karang Taruna, Kader Posyandu, PPKBK dan Sub PPKBK, PPATBM, Forum Anak Satimpo, Babinsa, hingga Lurah Satimpo, Maryono.
Peserta mendapat edukasi menyeluruh tentang berbagai bentuk kekerasan, mekanisme pelaporan, serta cara pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini—di rumah maupun lingkungan sekitar.
Tak hanya sebagai ajang berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat jejaring perlindungan di tingkat kelurahan.
DP3AKB Bontang berharap, kegiatan serupa bisa menyebar ke kelurahan lain. Satimpo diharapkan menjadi pelopor dalam membentuk dan menguatkan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama: mewujudkan Kota Bontang yang lebih aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.















