• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Guru Non-ASN Terancam, Kaltim Siapkan Skema Rp50 Ribu per Jam

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Mei 2026 | 18:51
Reading Time: 2 mins read
0
Berebut 20 Kursi, 128 Guru SD Adu Nasib di Seleksi Guru Pengganti Bontang Guru Non-ASN Terancam, Kaltim Siapkan Skema Rp50 Ribu per Jam Tekanan Guru Meningkat, Bontang Mulai Tangani Kesehatan Mental Pendidik 26.975 Guru dan Ustaz di Kaltim Bakal Terima Insentif Rp 1,5 Juta per Tiga Bulan Insentif Guru Honorer di Kaltim Naik Rp500 Ribu per Bulan, Gubernur Targetkan Bisa Capai Rp1 Juta

Ilustrasi guru bersama muridnya.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

HITUNG mundur nasib guru non-ASN di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai terasa. Setelah pemerintah pusat membatasi masa penugasan tenaga non-ASN di sekolah negeri hingga 31 Desember 2026, Pemprov Kaltim kini menyiapkan skema baru: guru dibayar berdasarkan jam mengajar.

Kebijakan itu muncul di tengah ancaman berakhirnya kontrak ribuan guru non-ASN yang selama ini menjadi tulang punggung operasional sekolah, terutama di daerah dengan keterbatasan formasi ASN.

PILIHAN REDAKSI

Kaltim Darurat 3.500 Guru, Syahariah Mas'ud: Jangan Sibuk Bangun Gedung!

Kaltim Darurat 3.500 Guru, Syahariah Mas’ud: Jangan Sibuk Bangun Gedung!

17 Juni 2026 | 15:49
Nasib Guru Honorer Kaltim: Istilah Dihapus, Tak Lagi Pegang SK Pengangkatan

Nasib Guru Honorer Kaltim: Istilah Dihapus, Tak Lagi Pegang SK Pengangkatan

3 Juni 2026 | 08:33

Di satu sisi, sekolah masih membutuhkan tenaga pengajar. Namun di sisi lain, pemerintah daerah tidak lagi leluasa merekrut honorer baru karena terbentur regulasi pusat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, mengatakan dana Bantuan Operasional Sekolah Provinsi (BOSP) akan dipakai untuk mendanai guru pengganti dengan sistem honor berbasis jam mengajar.

“Dana BOSP menjadi solusi skema pendanaan guru pengganti di tengah pembatasan aturan pusat,” ujar Armin, Sabtu (2/5/2026).

Dalam skema itu, sekolah diperbolehkan merekrut tenaga pengajar pengganti dengan honor maksimal Rp50 ribu per jam. Besarannya disesuaikan kemampuan anggaran masing-masing sekolah.

Model “guru per jam” dinilai menjadi jalan tengah agar ruang kelas tidak kosong ketika banyak guru ASN memasuki masa pensiun. Namun, kebijakan itu juga memunculkan pertanyaan baru tentang kepastian kerja dan kesejahteraan guru.

Sebab, hingga kini belum ada kepastian bagaimana nasib para guru non-ASN setelah masa penugasan mereka berakhir pada 2026. Banyak sekolah juga masih menghitung apakah dana yang tersedia cukup untuk menutup kebutuhan tenaga pengajar.

Dukungan terhadap pemanfaatan dana BOSP datang dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Ia menilai skema tersebut dapat menjadi solusi sementara untuk mengatasi kekurangan guru di sekolah negeri.

Meski begitu, bagi banyak guru non-ASN, persoalan utamanya bukan sekadar tetap bisa mengajar, melainkan bagaimana mendapatkan kepastian status dan penghasilan yang layak setelah bertahun-tahun mengabdi di sekolah negeri. [DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Guru HonererGuru Kaltim
Previous Post

Anak-Anak Ramai Ikut “Sujud Freestyle”, UPT PPA Bontang Ingatkan Jangan Menghakimi

Next Post

Nilai Anti Korupsi dan Pelayanan Publik Bontang Turun

BACA JUGA

Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

26 Juni 2026 | 23:54
Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal? Makanan MBG Dikeluhkan Siswa SMA 13 Samarinda, Wagub Kaltim Minta Dievaluasi

Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal?

26 Juni 2026 | 23:40
TKA 2026: Nilai SMP Bontang Tertinggi di Kaltim Tidak Sekaligus, Rekrutmen 127 Guru Bontang Dilakukan Bertahap

TKA 2026: Nilai SMP Bontang Tertinggi di Kaltim

26 Juni 2026 | 23:30
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Next Post
Nilai Anti Korupsi dan Pelayanan Publik Bontang Turun

Nilai Anti Korupsi dan Pelayanan Publik Bontang Turun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00

Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025

26 Juni 2025 | 12:46
Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

5 November 2023 | 22:24

Ekonomi Bontang Anjlok 2,15 Persen, Industri Raksasa Terkapar, Sektor Jasa Meroket

12 Mei 2025 | 18:50

Terbaru

Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

26 Juni 2026 | 23:54
Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal? Makanan MBG Dikeluhkan Siswa SMA 13 Samarinda, Wagub Kaltim Minta Dievaluasi

Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal?

26 Juni 2026 | 23:40
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved