Gelombang OTG Menambah Daftar Positif Corona di Kaltim

Ilustrasi petugas medis memeriksa pasien positif Covid-19. (Foto: Reuters)

TIM Gugus Covid-19 Kalimantan Timur merilis perkembangan dan pencegahan virus corona tiap hari. Per, Selasa, 16 Juni 2020 pukul 12.00 Wita ada penambahan kasus 10 pasien terkonfirmasi positif. Jika diakumulasi sudah ada 392 kasus.

Penambahan kasus baru Covid-19 didominasi oleh mereka yang tidak mengalami sakit apa pun atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Kaltim, Andi M Ishak mengungkapkan para OTG tersebut harus segera mendapatkan edukasi yang benar, untuk kemudian dapat melaksanakan isolasi secara mandiri.

Sebab, mereka dapat berpotensi menyebarkan virus lebih luas lagi apabila masih bersinggungan dengan orang lain. Kata Andi, kasus positif sepekan ini kebanyakan adalah OTG. Ditambah lagi kasus per hari ini. Sebut saja di Kutai Barat. KBR 26 (Laki-laki 28 tahun) merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Makassar yang akan kembali bekerja di Kutai Barat. Lalu melakukan pemerikasaan Covid-19 di Balikpapan. Kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo, Balikpapan.

“Di Balikpapan juga, ada 6 kasus, 5 diantaranya adalah OTG. Ini harus menjadi perhatian pemda. Jangan lengah,” kata Andi.

Kasus positif Corona di Balikpapan ada 6 Kasus. Diantaranya; BPN 101 (Wanita 50 tahun) merupakan kasus PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Balikpapan . kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

Selanjutnya, BPN 102 (laki-laki 40 tahun) merupakan OTG pelaku perjalanan dari Sumatera yang akan kembali ke Sumatera. Kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo. Lalu, BPN 103 (Laki-laki 33 tahun) merupakan OTG yang akan melakukan perjalanan ke Jakarta. Kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

Tiga lagi semula OTG. Dia adalah BPN 104 (Laki-laki 20 tahun) merupakan kasus OTG yang tidak diketahui riwayat kontak dan tidak ada riwayat perjalanan keluar kota Balikpapan. Kasus dirawat di RS Bhayangkara Balikpapan. Serta BPN 105 (Laki-laki 24 tahun) OTG Kontak erat BPN 93 dari Klaster Kampung Baru. Kasus dirawat di RST DR R Hardjanto.

“BPN 106 (Laki-laki 37 tahun) merupakan kasus OTG yang akan kembali ke Jakarta. Kasus dirawat di RSUD Siloam Balikpapan,” tambahnya.

Pun sama di Samarinda dengan tambahan 3 kasus. Semuanya semula berstatus OTG. Antara lain; SMD 60 (Laki-laki 36 tahun) merupakan kasus OTG Pelaku perjalanan dari Ternate. Kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes.

SMD 61 (Wanita 8 tahun) merupakan PDP pelaku perjalanan dari Jawa Timur merupakan kontak erat SMD 59. Kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes. Serta, SMD 62 (Wanita 39 tahun) merupakan OTG pelaku perjalanan dari Jakarta. Kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes.

Penambahan Kasus terkonfirmasi Covid-19 yang dilaporkan sembuh per 16 Juni 2020 sebanyak 14 Kasus:

a) Kutai Kartanegara 1 Kasus
  • KKR 51 (Laki-laki 34 tahun) merupakan kasus yang dirawat di RS Pertamina Balikpapan sejak 3 Juni 2020.
b) Paser 3 Kasus
  • 3 Kasus dari klaster Gowa; PSR 11 (Wanita 30 tahun) merupakan kasus yang telah dirawat di Pusat Karantina Covid 19 Paser sejak 3 Mei 2020. PSR 14 (Laki-laki 30 tahun) merupakan kasus yang telah dirawat di Pusat Karantina Covid 19 Paser sejak 4 Mei 2020. PSR 15 (Laki-laki 22 tahun) merupakan kasus yang telah dirawat di RS Panglima Sebaya sejak 12 Mei 2020
c) Balikpapan 5 Kasus
  • BPN 68 (Laki-laki 39 tahun), BPN 75(Laki-laki 26 tahun), BPN 80 (laki-laki 20 tahun, BPN76 (laki-laki 26 tahun) dan (BPN 77 laki-laki 32 tahun) seluruh kasus yang dirawat di RS Pertamina Balikpapan
d) Samarinda 5 Kasus
  • SMD 52 (Laki-laki 30 tahun), SMD 53 (Laki-laki 22 tahun), SMD 54 (Laki-laki 23 tahun), SMD 55 (Laki-laki 44 tahun), SMD 56 (Laki-laki 37 tahun) merupakan kasus dari klaster Makassar yang dirawat di RS Karantina Bapelkes sejak 9 Juni 2020.

Seluruh kasus tersebut dinyatakan sembuh karena dari hasil laboratorium Rujukan Covid-19 dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif. Serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

Penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil negatif per 16 Juni 2020 sebanyak 8 kasus dengan rincian sebagai berikut:

a) Paser 1 Kasus
  • 1 Kasus (Wanita 60 tahun) merupakan kasus PDP yang melakukan isolasi diri di rumah
b) Balikpapan 6 Kasus
  • 5 Kasus (Laki-laki 52 tahun, 51 tahun, 39 tahun, dan wanita 26 tahun, 69 tahun) merupakan kasus PDP yang melakukan isolasi diri di rumah.
  • 1 Kasus (Laki-laki 59 tahun) merupakan kasus OTG yang melakukan isolasi diri di rumah.
c) Samarinda 1 Kasus
  • 1 Kasus (Laki-laki 32 tahun) merupakan Kasus OTG yang telah melakukan isolasi diri di rumah

Penambahan Kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 per 16 Juni 2020 sebanyak 108 kasus dengan rincian sebagai berikut:

a) Kutai Barat 2 Kasus
  • 1 Kasus (Wanita 44 tahun) merupakan kasus ODP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Kutai Barat. Kasus melakukan isolasi diri di rumah.
  • 1 Kasus (Laki-laki 28 tahun) merupakan kasus OTG yang terkonfirmasi Covid-19 hari ini.
b) Kutai Kartanegara 19 Kasus
  • 1 Kasus (Laki-laki 5 tahun) merupakan kasus PDP yang memiliki keluhan demam, batuk, sesak nafas, serta memiliki gambaran broncopneumonia, dan kontak erat KKR 29 dari klaster Gowa. Kasus dirawat di RSUD AM Parikesit.
  • 1 Kasus (Wanita 50 tahun) merupakan kasus ODP yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Kutai Kartanegara. Kasus melakukan isolasi diri di rumah.
  • 17 Kasus merupakan OTG kontak erat dari kasus PDP Kutai Kartanegara. Seluruh kasus melakukan isolasi diri di rumah.
c) Paser 6 Kasus
  • 6 Kasus (Laki-laki 38 tahun, 45 tahun, 43 tahun dan Wanita 36 tahun, 43 tahun, 38 tahun) merupakan kasus OTG yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Paser. Seluruh kasus melakukan isolasi diri di rumah.
d) Penajam Paser Utara 5 Kasus
  • 1 Kasus (Wanita 30 tahun) merupakan PDP dengan keluhan Sesak nafas, memiliki gambaran broncopneumonia, serta hasil rapid test reaktif. Kasus dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung.
  • 3 Kasus (Laki-laki 45 tahun, 31 tahun, dan 30 tahun) merupakan kasus dengan hasil rapid test reaktif serta masing-masing memiliki gambaran pneumonia. Kasus melakukan isolasi diri di rumah.
  • 1 Kasus (Wanita 32 tahun) merupakan kasus ODP yang memiliki keluhan Sakit Tenggorokan, serta hasil rapid test reaktif. Kasus melakukan isolasi diri di Mess PKK
e) Balikpapan 12 kasus
  • 4 Kasus (Laki-laki 51 tahun, 52 tahun, 39 tahun, dan Wanita 26 tahun) merupakan kasus PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Kota Balikpapan. Kasus melakukan isolasi diri di rumah.
  • 1 kasus (Wanita 50 tahun) merupakan kasus PDP yang terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini
  • 5 Kasus (Laki-laki 40 tahun, 33 tahun, 20 tahun, 24 tahun, dan 37 tahun) merupakan kasus OTG terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini.
  • 2 Kasus (Laki-laki 59 tahun dan Wanita 69 tahun) merupakan kasus OTG yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinkes Balikpapan. Kasus melakukan isolasi diri di rumah
f) Samarinda 61 Kasus
  • 1 Kasus (Wanita 8 tahun) merupakan PDP yang terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini
  • 1 Kasus (Wanita 25 tahun) merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Jawa Timur dengan Rapid test reaktif. Kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes.
  • 59 kasus merupakan OTG hasil dari kegiatan Screening massal di Kota Samarinda. (*)

More Stories
Durasi Debat 120 Menit, Ini Tema yang Dikupas Basri-Najirah dan Neni-Joni