• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Frozen Food Murah Tekan Pedagang Pasar Tradisional di Bontang, Apa Langkah Pemkot?

Suriadi Said by Suriadi Said
16 Desember 2025 | 12:01
Reading Time: 2 mins read
0
Pedagang Pasar Tamrin Terdesak PKL, Pemkot Bontang Janji Penataan Menyeluruh Frozen Food Murah Tekan Pedagang Pasar Tradisional di Bontang, Apa Langkah Pemkot?

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris saat meninjau harga di Pasar Taman Rawa Indah Bontang, Selasa (16/12/2025) pagi. FOTO FAHRUL RAZI

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Harga boleh murah. Praktis pula. Namun kehadiran produk frozen food justru menjadi tekanan baru bagi pedagang pasar tradisional di Bontang. Terutama di Pasar Taman Rawa Indah.

Dalam beberapa bulan terakhir, pedagang daging dan ayam segar merasakan dampaknya. Penjualan menurun. Omzet menyusut. Sebagian dagangan bahkan tak laku hingga terpaksa dibuang.

PILIHAN REDAKSI

Parkir Liar Disorot, Potensi Kebocoran PAD Bontang Menganga

Parkir Liar Disorot, Potensi Kebocoran PAD Bontang Menganga

29 April 2026 | 22:44
Tiga Kelurahan di Bontang jadi Percontohan Data, Ini Dampaknya ke Warga

Tiga Kelurahan di Bontang jadi Percontohan Data, Ini Dampaknya ke Warga

29 April 2026 | 22:21

Konsumen kini lebih banyak beralih ke produk beku. Alasannya sederhana. Harga lebih terjangkau. Daya simpan lebih lama. Mudah disimpan dan diolah.

“Pembeli sekarang lebih memilih yang beku. Murah dan tahan lama. Dagangan kami sering tidak habis,” kata Ardi, pedagang daging di Pasar Taman Rawa Indah, Selasa (16/12/2025).

Ia mengaku kondisi ini membuat pedagang pasar kian terjepit. Di satu sisi, harga beli daging segar relatif stabil. Di sisi lain, daya saing melemah akibat banjir produk frozen food di pasaran.

Situasi tersebut mendapat perhatian Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia menilai persaingan ini menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan pedagang pasar tradisional.

“Kehadiran frozen food memang tidak bisa dihindari. Tapi dampaknya nyata bagi pedagang. Harganya jauh lebih murah, sehingga penjualan mereka ikut tertekan,” ujar Agus Haris.

Pemerintah Kota Bontang, lanjutnya, tidak akan tinggal diam. Rapat lanjutan akan digelar untuk merumuskan kebijakan yang adil dan berimbang. Tujuannya, menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi pedagang pasar agar tetap mampu bertahan.

“Pemerintah harus hadir. Bukan hanya menjaga harga tetap stabil, tetapi juga memastikan pedagang pasar bisa bersaing secara sehat,” tegasnya.

Selain persoalan persaingan produk, Agus Haris juga menyoroti potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, lonjakan harga harus diantisipasi sejak dini.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. Mulai dari pemerintah provinsi, distributor, hingga pemasok dari luar daerah. Idealnya, langkah tersebut dilakukan setidaknya satu bulan sebelum hari besar keagamaan.

“Kalau kita bergerak lebih awal, pemasok bisa diajak menjaga harga bersama. Kalau sudah terlanjur naik, pengendaliannya jauh lebih sulit,” ujarnya.

Agus Haris menegaskan, kenaikan harga menjelang hari besar bukan semata kesalahan pedagang atau pemasok. Fenomena tersebut kerap menjadi siklus tahunan. Namun, siklus itu bisa ditekan jika pemerintah hadir lebih awal mengatur distribusi dan pasokan.

Ia berharap stabilitas harga tetap terjaga. Pedagang pasar tidak semakin terpinggirkan. Dan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru dapat terpenuhi tanpa beban harga yang berlebihan.

“Pasar harus tetap hidup. Pedagang bertahan. Masyarakat pun tidak terbebani,” pungkas Agus Haris. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Pasar TradisionalPemkot Bontang
Previous Post

Jalan Poros Sapanang–Tonasa 2 Rusak Parah, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

Next Post

Stok Sembako di Bontang Aman Jelang Nataru

BACA JUGA

Tiga Kelurahan di Bontang jadi Percontohan Data, Ini Dampaknya ke Warga

Tiga Kelurahan di Bontang jadi Percontohan Data, Ini Dampaknya ke Warga

29 April 2026 | 22:21
Realisasi APBD Bontang 2026 Tertinggal, Serapan Anggaran dan Fisik Belum Sesuai Target

Realisasi APBD Bontang 2026 Tertinggal, Serapan Anggaran dan Fisik Belum Sesuai Target

29 April 2026 | 22:10
Banyak BUMRT Samarinda Mandek, Hanya 12 Unit Tertib Administrasi

Banyak BUMRT Samarinda Mandek, Hanya 12 Unit Tertib Administrasi

29 April 2026 | 21:59
Perempuan 26 Tahun Ditangkap Bawa Sabu di Bontang Baru

Perempuan 26 Tahun Ditangkap Bawa Sabu di Bontang Baru

29 April 2026 | 21:39
Pengedar Sabu 15,53 Gram Ditangkap di Jalur Bontang–Samarinda

Pengedar Sabu 15,53 Gram Ditangkap di Jalur Bontang–Samarinda

29 April 2026 | 20:58
TPS Ambruk di Malahing Bontang, Warga Gotong Royong Kelola Sampah Mandiri

TPS Ambruk di Malahing Bontang, Warga Gotong Royong Kelola Sampah Mandiri

29 April 2026 | 20:48
Next Post
Stok Sembako di Bontang Aman Jelang Nataru

Stok Sembako di Bontang Aman Jelang Nataru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Geram Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Pangkep Bisa Dibayar lewat Dana BOS

Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram

25 April 2026 | 22:45
Sertijab Lurah Gunung Telihan Bontang, Meti Tandi Resmi Gantikan Cholid Hanafi

Sertijab Lurah Gunung Telihan Bontang, Meti Tandi Resmi Gantikan Cholid Hanafi

22 April 2026 | 23:58
Ultimatum Wali Kota Bontang: Lurah Tak Mampu Atasi Sampah Diminta Mundur

Ultimatum Wali Kota Bontang: Lurah Tak Mampu Atasi Sampah Diminta Mundur

23 April 2026 | 19:50
Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

26 April 2026 | 21:39
Pama Kurangi Kebutuhan Tenaga Kerja Kutim, Dipicu Penurunan Aktivitas Tambang

Pama Kurangi Kebutuhan Tenaga Kerja Kutim, Dipicu Penurunan Aktivitas Tambang

25 April 2026 | 18:31

Terbaru

Parkir Liar Disorot, Potensi Kebocoran PAD Bontang Menganga

Parkir Liar Disorot, Potensi Kebocoran PAD Bontang Menganga

29 April 2026 | 22:44
Tiga Kelurahan di Bontang jadi Percontohan Data, Ini Dampaknya ke Warga

Tiga Kelurahan di Bontang jadi Percontohan Data, Ini Dampaknya ke Warga

29 April 2026 | 22:21
Realisasi APBD Bontang 2026 Tertinggal, Serapan Anggaran dan Fisik Belum Sesuai Target

Realisasi APBD Bontang 2026 Tertinggal, Serapan Anggaran dan Fisik Belum Sesuai Target

29 April 2026 | 22:10
Banyak BUMRT Samarinda Mandek, Hanya 12 Unit Tertib Administrasi

Banyak BUMRT Samarinda Mandek, Hanya 12 Unit Tertib Administrasi

29 April 2026 | 21:59
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved