Pranala.co, BALIKPAPAN — Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) resmi digelar di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 9–11 Juli 2025.
Agenda ini mengusung tema “Rajin Berdaya, Mendunia”, peringatan tersebut tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga panggung strategis untuk mengangkat potensi kerajinan lokal ke level global.
Ketua Panitia HUT Dekranas sekaligus Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, menuturkan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Ketua Harian Dekranas Nomor: 06/Dekran/02/II/2025 yang menunjuk Kota Balikpapan sebagai tuan rumah peringatan nasional tersebut.
“Peringatan ini bertujuan untuk menyelenggarakan acara syukuran dan pameran sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para perajin dan pelaku UMKM,” ucap Muhaimin, Rabu (9/7).
Menurutnya, kegiatan semacam ini juga sebagai upaya memajukan industri kerajinan nasional melalui promosi, jejaring, serta peningkatan kualitas dan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Selama tiga hari pelaksanaan, acara berpusat di BSCC Dome Balikpapan, dan diikuti oleh total 3.769 peserta dari seluruh Indonesia.
Mereka terdiri dari unsur Seruni Kabinet Merah Putih, pengurus Dekranas pusat, Dekranasda provinsi 442 orang dari 37 provinsi, Dekranasda kota 687 orang, dan Dekranasda kabupaten 2.528 orang.
Muhaimin menambahkan, berbagai kegiatan disiapkan dengan konsep inklusif, edukatif, dan kolaboratif, di antaranya.
Acara syukuran HUT ke-45 Dekranas Tahun 2025 Pameran produk kerajinan dan UMKM; Pemeriksaan kesehatan gratis; Side event; Jamuan makan malam (gala dinner) dan Kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ini momentum emas untuk mempererat silaturahmi, memperluas jejaring usaha, serta mengangkat karya anak bangsa agar bisa bersaing secara internasional,” ungkapnya.
Muhaimin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, mulai dari pengurus Dekranas pusat, Dekranasda Provinsi Kalimantan Timur, hingga Dekranasda Kota Balikpapan.
“Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama dan dukungannya. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
Sebagai kota penyangga IKN, Balikpapan dinilai strategis dalam peranannya sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dan budaya di Kalimantan Timur.
Melalui event ini, semangat pemberdayaan lokal dipadukan dengan visi nasional dalam memperkuat industri kreatif berbasis kearifan lokal.
[SYAHRUL]
















