• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bontang Kejar Predikat Kota Sehat Tertinggi, Persiapan Sudah 74 Persen

Suriadi Said by Suriadi Said
26 April 2025 | 20:23
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Bontang, PRANALA.CO — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang serius membidik predikat tertinggi dalam ajang penilaian Kota Sehat 2025. Melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), persiapan pun terus dikebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, Bachtiar Mabe, mengakui bahwa progres persiapan sudah membaik. Namun, tantangan besar justru terletak pada koordinasi dan komunikasi antarlembaga.

PILIHAN REDAKSI

Data IQAir 28 Juni 2026: Kualitas Udara Bontang Masuk Kategori Terbaik

Data IQAir 28 Juni 2026: Kualitas Udara Bontang Masuk Kategori Terbaik

28 Juni 2026 | 22:07
Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

23 Juni 2026 | 14:40

“Persiapannya sudah berjalan. Karena Kota Sehat ini diampu oleh sembilan OPD, maka koordinasi itu menjadi kunci. Di sinilah kelemahan kita, komunikasi dan koordinasi,” ujar Bachtiar usai rapat koordinasi Kota Sehat, Sabtu (26/4/2025).

Dorongan dari Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris pun disebutnya cukup efektif. Hanya dalam waktu singkat, capaian persiapan naik lima persen, dari 69 persen menjadi 74 persen.

Namun Bachtiar mengingatkan, lonjakan angka saja belum cukup. Konsistensi komunikasi di semua lini tetap harus dijaga agar target bisa tercapai maksimal.

“Kalau komunikasi kita lancar, sebenarnya tidak ada yang sulit. Masalahnya sering kali kita menunda-nunda. Padahal kalau bergerak cepat dari awal, hasilnya bisa lebih optimal,” katanya.

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Bontang tercatat pernah lima kali meraih predikat Vistara, penghargaan tertinggi Kota Sehat, pada tahun 2011, 2013, 2015, 2017, dan 2019.

“Pandemi COVID-19 sempat membuat semua terhenti, ditambah aturan administrasi baru. Tapi saya yakin, kalau komunikasi dan kerja sama jalan, kita bisa raih Vistara lagi tahun ini,” tegasnya.

Waktu tersisa hanya dua kali 24 jam untuk melengkapi persyaratan administrasi. Karena itu, Bachtiar menekankan pentingnya kerja keras seluruh pihak.

“Kita jangan terpaku harus 100 persen. Yang penting usaha maksimal. Kerja keras, koordinasi, dan komunikasi yang bagus itu kuncinya,” ucapnya.

Ada sembilan OPD yang terlibat dalam program Kota Sehat ini, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Ketenagakerjaan, DLH, Perkim, DPPKB, DSPM, Dinas Pertanian, hingga Forum Kota Sehat.

Namun, perubahan struktur organisasi di OPD dan Forum Kota Sehat sempat menjadi tantangan baru.

“Bekerja sama itu mudah diucapkan, tapi sulit diterapkan. Apalagi dengan perubahan pengurus dan struktur di beberapa OPD, itu cukup mempengaruhi,” jelas Bachtiar.

Dalam evaluasi data yang di-input untuk Kota Sehat, beberapa indikator juga masih menjadi tantangan. Seperti angka kematian ibu hamil yang tercatat tiga kasus dan prevalensi stunting yang masih 27 persen menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

“Angka kematian ibu memang sulit dicegah seluruhnya karena faktor medis. Untuk stunting, kita sudah input datanya dan terus kita tekan dari tahun ke tahun,” paparnya.

Tak hanya itu, kasus ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang tercatat 359 kasus pada tahun 2024 juga menjadi perhatian serius.

Meski tantangan banyak, Bachtiar tetap optimistis. “Insya Allah, dengan kerja sama semua pihak, kita bisa atasi semua ini,” pungkasnya. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BontangDiskes BontangKota Sehat
Previous Post

Belajar setelah Salat, PGRI Bontang Minta Jam Belajar Malam Mulai Pukul 20.00, Wawali Agus Haris Beri Tanggapan

Next Post

Tadarus Alquran dan Salat Dhuha jadi Rutinitas di Sekolah Bontang

BACA JUGA

Murka Tak Diberi Solar, Komplotan Preman Sungai Mahakam Hajar ABK di Samarinda

Murka Tak Diberi Solar, Komplotan Preman Sungai Mahakam Hajar ABK di Samarinda

1 Juli 2026 | 00:39
Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas'ud

Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas’ud

1 Juli 2026 | 00:21
Bukti Keburu Hilang karena Birokrasi Lamban, DPRD Kutim Turun Tangan ke Pulau Miang

Bukti Keburu Hilang karena Birokrasi Lamban, DPRD Kutim Turun Tangan ke Pulau Miang

30 Juni 2026 | 19:21
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook

30 Juni 2026 | 17:29
Sentil Rudy Mas'ud, DPRD Kaltim: Jangan Gampang Impor Pejabat!

Sentil Rudy Mas’ud, DPRD Kaltim: Jangan Gampang Impor Pejabat!

30 Juni 2026 | 16:16
Sulap Lahan 'Mati' jadi Lumbung Pangan, Kutim Tantang Anak Muda Berinovasi

Sulap Lahan ‘Mati’ jadi Lumbung Pangan, Kutim Tantang Anak Muda Berinovasi

30 Juni 2026 | 15:56
Next Post

Tadarus Alquran dan Salat Dhuha jadi Rutinitas di Sekolah Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41
Sekolah Favorit di Kutim Overkapasitas, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah Kutai Timur Siapkan Sekolah Rujukan Google di Sangatta

Sekolah Favorit di Kutim Overload, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Murka Tak Diberi Solar, Komplotan Preman Sungai Mahakam Hajar ABK di Samarinda

Murka Tak Diberi Solar, Komplotan Preman Sungai Mahakam Hajar ABK di Samarinda

1 Juli 2026 | 00:39
Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas'ud

Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas’ud

1 Juli 2026 | 00:21
Bikin SKCK 2026 Bebas Ribet: Ini Syarat, Biaya, dan Cara Daftar Online Lewat HP

Bikin SKCK 2026 Bebas Ribet: Ini Syarat, Biaya, dan Cara Daftar Online Lewat HP

30 Juni 2026 | 23:11
Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

30 Juni 2026 | 19:37
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved