• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 8, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Balita 2 Tahun di Bontang Dianiaya Ayah Kandung, Dirujuk ke RSUD AWS Samarinda

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Juli 2024 | 16:09
Reading Time: 2 mins read
1
Balita 2 Tahun di Bontang Dianiaya Ayah Kandung, Dirujuk ke RSUD AWS Samarinda

Ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG – Seorang balita berusia 2 tahun di Bontang, Kalimantan Timur, mengalami penganiayaan oleh ayah kandungnya, AA. Korban yang masih sangat belia ini harus dirujuk ke RSUD AW Sjahranie, Samarinda, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pemerintah Kota Bontang memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dengan menyediakan pendampingan untuk korban dan ibunya.

PILIHAN REDAKSI

Benteng Terakhir Moral Anak Dimulai dari Rumah, LDII Bontang Ingatkan Peran Ayah

Benteng Terakhir Moral Anak Dimulai dari Rumah, LDII Bontang Ingatkan Peran Ayah

5 Juli 2026 | 13:46
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Bontang, Sukmawati, menyatakan bahwa pendampingan ini mencakup biaya pengobatan dan pemulihan psikologis bagi ibu korban.

“Saat ini korban mendapat perawatan di RSUD AWS Samarinda untuk menindaklanjuti luka trauma pada bagian kepala. Kami sudah mendampingi korban dan ibunya sejak dirujuk dari RSUD Bontang,” kata Sukmawati, Senin (29/7/2024).

Pendampingan yang diberikan bersifat menyeluruh, mencakup biaya pengobatan, pemulihan, dan perawatan psikis ibu korban. Pemerintah juga memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung karena tidak tercover BPJS.

Penganiayaan Berulang Kali

Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto, menjelaskan bahwa penganiayaan ini terjadi berulang kali. Berdasarkan keterangan ibu korban, kasus pertama terjadi pada awal Juli, kemudian terulang pada 20 dan 22 Juli.

Pada puncaknya, 22 Juli, ibu korban yang sedang keluar membeli makanan, menemukan anaknya menangis dengan benjolan besar di kepala saat kembali ke rumah.

“Dari keterangan ibunya, penganiayaan terhadap korban terjadi tiga kali. Pertama di awal Juli, tepatnya tanggal 6, kemudian terulang pada tanggal 20 dan 22 Juli,” ujar Hari.

Setelah dilakukan interogasi, AA mengakui perbuatannya. Kini dia telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan atau denda paling banyak Rp 100 juta.

Motif Penganiayaan

Iptu Hari Supranoto mengungkapkan bahwa motif penganiayaan ini didasari oleh rasa tidak dihargai oleh keluarga istri tersangka. AA melampiaskan kekesalannya dengan memukul anaknya di bagian kepala.

“Dia kesal sama istrinya karena sering dikucilkan oleh keluarganya,” kata Hari.

Pendampingan dan Perlindungan

Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korban dan keluarganya. Kasus ini menjadi perhatian serius untuk memastikan keadilan bagi korban dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Dengan adanya pendampingan menyeluruh dari pemerintah, diharapkan pemulihan fisik dan psikologis korban serta ibunya dapat berjalan dengan baik. Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan jika menemukan kasus kekerasan serupa. (*)

 

*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow

Via: Redaksi
Tags: BontangHeadlinepenganiayaan
Previous Post

Fasilitas Sudah Lengkap, Presiden Joko Widodo Mulai Berkantor di IKN Nusantara Besok

Next Post

IKN Lakukan Uji Coba Taksi Terbang di Samarinda

BACA JUGA

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

8 Juli 2026 | 00:17
GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

7 Juli 2026 | 22:30
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49
Bikin Anak Kecanduan Membaca, Intip Serunya Program Lintas Benua Bunda PAUD Bontang

Bikin Anak Kecanduan Membaca, Intip Serunya Program Lintas Benua Bunda PAUD Bontang

7 Juli 2026 | 18:30
Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp 290 Miliar, Terowongan Belum Lunas Ganti Rugi Terowongan Samarinda Belum Tuntas, Warga Tolak Rp9 Juta

Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp290 Miliar, Terowongan Belum Lunas

7 Juli 2026 | 17:35
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Next Post
IKN Lakukan Uji Coba Taksi Terbang di Samarinda

IKN Lakukan Uji Coba Taksi Terbang di Samarinda

Comments 1

  1. Ping-balik: Peringati Hari Anak Nasional, Kelurahan Bontang Baru Gelar Lomba Mewarnai untuk Pelajar SD - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

3 Juli 2026 | 16:43

Terbaru

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

8 Juli 2026 | 00:17
Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

8 Juli 2026 | 00:06
GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

7 Juli 2026 | 22:30
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved