BONTANG, pranala.co – Rencana Pemkot Bontang membangun sekolah lanjutan jenjang SMP di pesisir ditanggapi anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris.
Menurut politisi PKB itu, dirinya mengapresiasi rencana pemkot tersebut. Mengingat selama ini belum ada sekolah jenjang SMP di wilayah pesisir Bontang. Seperti Malahing, Tihi-Tihi, Gusung, dan Selangan.
“Itu artinya ada upaya pemkot untuk memprioritaskan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) di pesisir. Apalagi kita tahu bersama, di sana banyak pelajar yang setelah SD kemudian putus sekolah,” kata Abdul Haris. saat dikonfirmasi, (12/7/2022).
Pria yang juga sebagai praktisi pendidikan itu menilai, pembangunan SMP di pesisir tidak harus melihat jumlah peserta didik seperti halnya di wilayah perkotaan. Namun cukup memiliki sejumlah fasilitas pendidikan, ruangan sederhana, dan tenaga pengajar, maka sudah bisa berjalan proses belajar mengajar.
“Harapannya di setiap pesisir ada seperti itu. Jadi bukan dilihat dari sedikitnya siswa, tetapi ada pelayanan pendidikan di sana,” sebut Abdul Haris.
Diketahui, di empat wilayah pesisir Bontang hanya tersedia jenjang pendidikan SD. Ketika anak pesisir ingin melanjutkan pendidikannya baik SMP maupun SMA, mereka harus ke wilayah kota dengan menggunakan perahu.
Namun tak sedikit pula karena faktor ekonomi, tak ada akses kendaraan, hingga lebih memprioritaskan membantu orang tua bekerja, akhirnya mereka putus sekolah usai tamat SD.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyono menyampaikan, butuh kajian untuk membangun sebuah sekolah. Diharapkan dengan dukungan anggaran, kajian itu bisa dimulai tahun depan.
“Butuh proses panjang. Untuk membangun gedung sekolah juga harus memiliki nomor induk sekolah,” terang dia. (ADS/bms)













Comments 1