706 Ribu Masker dan 7.200 Rapid Test Tiba di Kaltim

Ilustrasi warga memakai masker.

PEMPROV Kalimantan Timur telah menerima ribuan bantuan alat-alat kesehatan dan berbagai Alat Pelindung Diri. Bantuan yang diterima baik berupa masker medis, baju cover all, cover all set hingga alat tes cepat (rapid test diagnose).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, usai saat rilis perkembangan Covid-19 di Kaltim, pada Minggu sore (12/4/2020) mengatakan untuk rapid test Kaltim menerima dua tahap yaitu pada tahap pertama dan telah didistribusikan. Sedangkan untuk tahap kedua akan didistribusikan pada pekan ini.

“Sebanyak 2.400 rapid test tahap pertama telah didistribusikan dan yang akan didistribusikan pekan ini sebanyak 4.800 yang merupakan bantuan tahap kedua,” ujar Andi.

Masker bedah atau masker kesehatan Kaltim mendapatkan bantuan sebanyak 706.000 lembar dan sebanyak 235.500 sudah didistribusikan ke rumah-rumah sakit rujukan Covid-19 di Kaltim. Sementara sisanya sebanyak 470.500 akan didistribusikan kembali pada pekan ini.

Untuk rapid test, penggunaanya prioritaskan kepada semua pasien ODP dan tenaga kesehatan yang menangani pasien PDP dan Positif Covid-19.

Sebanyak 2.350 yang telah didistribusikan, 1.324 alat tes telah digunakan dan 1.264 hasilnya negatif dan 42 reaktif terhadap rapid test atau positif. Jadi sudah kita gunakan sebanyak 43,2 persen dari bantuan tahap pertama.

Sementara itu, untuk Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju cover all , Kaltim mendapatkan sebanyak 13.950 lembar dan sudah didistribusikan ke 10 kabupaten dan kota sebanyak 7.295 lembar. Dan 6.655 dalam proses distribusi. Sedangkan APD set lengkap Kaltim mendapatkan 90 set

“Bantuan ini berasal dari berbagai pihak termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19. Ada juga bantuan dari Dinkes dan berbagai komunitas. Jadi bantuan dari berbagai pihak ini saya harapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harap Andi. (*)

More Stories
Pembelajaran Tatap Muka di Balikpapan Mulai 12 Januari