BONTANG – Posyandu Kartini di Kelurahan Bontang Kuala, Kota Bontang mengukir prestasi gemilang dengan meraih verifikasi tingkat provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (13/07/2024) pagi.
Acara yang dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-Pemdes), Puguh Harjanto, dan Lurah Bontang Kuala, Sanusi, menunjukkan komitmen dan keberhasilan dalam mengelola posyandu di wilayah ini.
Lurah Sanusi, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa Kelurahan Bontang Kuala aktif mengelola 7 posyandu, termasuk 5 posyandu balita dan 2 posyandu binaan terpadu (Posbindu).
Fokus utama posyandu ini adalah mengentaskan masalah stunting di kalangan balita, yang masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Timur.
Posyandu Kartini dipilih sebagai perwakilan Kota Bontang dalam Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Timur berkat sejumlah inovasi yang mereka terapkan.
Selama verifikasi, Kader Posyandu Kartini memaparkan 25 inovasi, banyak di antaranya bertujuan untuk mengatasi stunting. Inisiatif-inisiatif seperti Gerakan Makan Ikan Pada Balita Waspada Stunting, Pemetaan dan Pencatatan Online Bayi dan Balita, serta program Dana Sehat Cegah Stunting, menarik perhatian tim penilai.
Posyandu Kartini Bontang Kuala tidak hanya sukses dalam verifikasi, tetapi juga telah mengumpulkan sejumlah prestasi sejak tahun 2023 hingga 2024.
Mereka meraih Juara 1 Lomba Posyandu Tingkat Kecamatan Bontang Utara dan Juara 2 Lomba Posyandu Tingkat Kota Bontang pada tahun 2023. Tahun 2024, mereka meraih Juara 1 Lomba Bina Keluarga Balita (BKB) Tingkat Kota Bontang dan bahkan Juara 1 Lomba BKB Tingkat Provinsi. Prestasi terbarunya adalah Juara 2 Lomba Balita Sehat Tingkat Kota Bontang Tahun 2024.
Puguh Harjanto, dalam tanggapannya, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh seluruh Posyandu di Kelurahan Bontang Kuala.
“Posyandu di sini sudah menunjukkan prestasi yang membanggakan dengan fasilitas yang lengkap. Peran mereka sangat penting dalam upaya mengurangi angka stunting di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Keberhasilan Posyandu Kartini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat kelurahan Bontang Kuala, tetapi juga menjadi contoh dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan anak-anak balita.
Diharapkan, prestasi mereka akan terus menginspirasi posyandu-posyandu lainnya untuk mencapai standar yang lebih tinggi dalam pelayanan kesehatan masyarakat. (*)
















