Pranala.co, BONTANG - Peringatan tegas dilontarkan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan, tata kelola pemerintahan tidak boleh dijalankan setengah hati. ASN, katanya, memegang amanah besar dari masyarakat — dan tidak boleh mempermainkannya.
“Pemerintahan ini bukan kerja sambilan. Harus dikerjakan sungguh-sungguh. Bekerja maksimal saja kadang masih dianggap kurang oleh masyarakat, apalagi kalau setengah-setengah,” ujar Agus Haris, Kamis (2/10).
Agus Haris menyoroti fenomena ASN yang sering terlihat berkeliaran di luar kantor pada jam kerja. Menurutnya, hal itu bukan sekadar soal kedisiplinan, tetapi juga mencerminkan masalah dalam pembagian beban kerja.
“Kalau banyak ASN berkeliaran, artinya beban kerja mereka longgar. Ini harus dievaluasi. Analisis beban kerja dan jabatan perlu ditinjau ulang, bahkan bisa melibatkan BKPSDM, Bapelitbang, dan DPRD,” tegasnya.
Ia menilai, efisiensi birokrasi menjadi kunci agar pelayanan publik berjalan optimal. ASN harus memahami bahwa masyarakat menilai kinerja pemerintah dari pelayanan yang mereka rasakan setiap hari.
Menurut Wawali Bontang, ASN di tingkat kota dan kabupaten merupakan garda terdepan pelayanan publik. Mereka menjadi wajah nyata pemerintah di mata rakyat.
“Yang paling dekat dengan rakyat itu pemerintah kota dan kabupaten. Kalau kita tidak serius dari bawah, sulit rasanya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ia pun meminta setiap pimpinan perangkat daerah melakukan evaluasi kinerja internal secara berkala. Tujuannya, agar setiap jabatan dan beban kerja benar-benar relevan dan berkontribusi terhadap pelayanan masyarakat.
Pesan yang disampaikan Agus Haris menjadi refleksi penting bagi seluruh aparatur pemerintahan. Ia mengingatkan, manajemen ASN tidak cukup hanya soal kehadiran fisik atau ketepatan waktu. Yang lebih penting adalah efisiensi, produktivitas, dan hasil kerja yang dirasakan publik.
Evaluasi beban kerja menjadi langkah awal menuju birokrasi yang ramping, cepat, dan berorientasi pada pelayanan.
“Masyarakat sekarang cerdas. Mereka menuntut kinerja nyata, bukan sekadar seragam dan tanda tangan absensi,” tegas Wawali Bontang, Agus Haris. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















