Pranala.co, BONTANG - Para pegawai Badan Narkotika Nasional Kota alias BNNK Bontang berbaris rapi mengikuti apel pagi, Kamis (23/10/2025). Tak ada yang menduga, apel rutin itu akan berubah menjadi momen evaluasi moral bagi seluruh jajaran.
Begitu apel usai, Kepala BNN Kota Bontang Lulyana Ramdani memberi instruksi tegas. “Semua pegawai tetap di tempat. Kita akan lakukan tes urine mendadak,” tegas dia.
Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tidak ada bocoran. Namun yang menarik, tidak ada satu pun wajah gelisah.
Satu per satu, 19 pegawai BNN Bontang menjalani tes dengan tenang. Semua tahu, langkah itu bukan sekadar formalitas. Tapi bentuk tanggung jawab moral sebagai garda terdepan dalam perang melawan narkoba.
Sekira satu jam kemudian, hasil pemeriksaan keluar. Dari 19 pegawai yang dites, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
Suasana kantor mendadak berubah hangat. Rasa lega bercampur bangga. Mereka baru saja membuktikan bahwa integritas dimulai dari diri sendiri.
“Kami rutin melakukan tes seperti ini, minimal tiga kali dalam setahun,” kata Lulyana kepada Pranala.co.
“Ini cara kami memastikan komitmen melawan narkotika benar-benar hidup di lembaga ini — bukan cuma di spanduk atau kampanye,” lanjutnya tegas.
Bagi Lulyana, tes urine bukan hanya kewajiban administratif. Ia menyebutnya cermin integritas pribadi.
“Kalau pegawai kami sendiri terlibat narkoba, bagaimana masyarakat bisa percaya? Perang melawan narkoba harus dimulai dari dalam tubuh kami sendiri,” ujarnya.
Langkah tes mendadak itu, katanya, adalah pesan moral yang sederhana tapi kuat. Bahwa keteladanan jauh lebih efektif dari sekadar seruan.
Tak berhenti di internal BNN, Lulyana berharap gerakan seperti ini diikuti instansi lain. Karena menurutnya, narkoba bukan cuma urusan hukum, tapi juga kemanusiaan.
“Kami berharap, apa yang kami lakukan bisa dicontoh. Narkoba merusak keluarga, menghancurkan masa depan. Maka melawannya adalah tanggung jawab kita semua,” ucapnya penuh empati.
Tes urine mendadak itu mungkin terlihat sederhana. Tapi di baliknya, tersimpan pesan besar: Perang melawan narkoba harus dimulai dari hati dan dari rumah sendiri.
Dengan menjaga diri dan lingkungan tetap bersih, para pegawai BNN Bontang tidak hanya menegakkan aturan, tapi juga menjaga harapan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















