Pranala.co, BALIKPAPAN – Misteri jasad bayi yang ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Klandasan Kecil, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan, mulai terungkap. Polisi kini fokus memburu siapa ibu dari bayi malang tersebut.
Kasatreskrim Polresta Balikpapan, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, memastikan kasus ini masih dalam penyelidikan intensif. Lebih dari 10 saksi telah diperiksa, mulai dari warga, pemilik kos-kosan, Ketua RT, hingga tenaga kesehatan.
“Kami sudah kumpulkan warga, RT, pemilik kos, dan bidan. Proses ini juga dibantu Polsek, Bhabinkamtibmas, serta perangkat kelurahan,” ujar Zeska, Jumat (3/10).
Menurut Zeska, keterangan saksi menjadi kunci untuk mempersempit dugaan. Polisi menelusuri kemungkinan adanya warga yang baru melahirkan atau pernah menjalani pengobatan kehamilan.
“Biasanya kasus seperti ini bisa dilacak dari data kesehatan. Apalagi jasad bayi ditemukan dalam kantong kresek,” jelasnya.
Polisi juga mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Selain itu, jasad bayi yang diperkirakan berusia lima bulan sudah diperiksa oleh tim forensik.
Dari hasil autopsi awal, bayi berjenis kelamin laki-laki itu dipastikan lahir dalam kondisi tidak bernyawa. Namun, untuk memastikan apakah ada unsur pengguguran, penyidik masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut terhadap ibu bayi.
Dokter Forensik RSUD Kanujoso Djatiwibowo, dr. Heryadi Bawono, mengungkapkan sampel jasad sudah dikirim ke Puslabfor Sentul, Jawa Barat. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dua pekan mendatang.
“Dari sana bisa diketahui apakah ada kandungan obat atau zat penggugur,” jelas Heryadi.
Kasus ini berawal Selasa (30/9/2025) pagi. Warga RT 36, Kelurahan Gunung Sari Ilir, digegerkan penemuan jasad bayi di aliran Sungai Klandasan Kecil, dekat Jembatan Maryati.
Bayi yang masih lengkap dengan ari-ari itu pertama kali ditemukan Ota, anggota Linmas, sekitar pukul 07.40 WITA. Saat itu, Ota sedang membersihkan sampah di pipa Pertamina.
Kaget dengan temuan tersebut, Ota langsung melapor ke pihak kelurahan. Laporan diteruskan ke Bhabinkamtibmas Gunung Sari Ilir, Aiptu Denny Susanto, hingga akhirnya tim Inafis Polresta Balikpapan turun ke lokasi.
Jasad bayi malang itu kemudian dievakuasi untuk proses autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, polisi masih bekerja keras mengungkap identitas ibu dari bayi tersebut. Setiap informasi dari warga akan menjadi petunjuk penting.
“Kami pastikan penyelidikan terus berjalan. Semua saksi dan data kesehatan akan ditelusuri sampai tuntas,” tegas AKP Zeska. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















