ISU Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama beredar luas di media sosial dan aplikasi perpesanan singkat. Kementerian Agama langsung pasang badan membantah keras kabar burung yang memicu spekulasi publik tersebut.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, memastikan informasi mengenai pengunduran diri Imam Besar Masjid Istiqlal itu murni berita bohong.
“Itu hoaks. Tidak benar Prof. Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” kata Thobib di Jakarta, Rabu.
Pesan berantai yang menyebut Nasaruddin Umar mengundurkan diri meluas setelah diangkat oleh salah satu media online. Laporan tersebut mengklaim dapat konfirmasi dari sumber internal pemerintahan yang enggan disebutkan namanya.
Dalam laporan tak bersumber jelas itu, Nasaruddin dikabarkan sudah menyiapkan dan menyerahkan surat pengunduran diri secara resmi ke Istana Presiden.
Thobib menegaskan Menag tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti yang dituduhkan. Ia meminta masyarakat tidak langsung percaya pada kabar yang dicomot dari sumber anonim.
“Pak Menag tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Sumber informasi yang dikutip tidak jelas. Jadi kabar itu hoaks,” ujar Thobib.
Kabar Nasaruddin Umar mengundurkan diri juga dikaitkan dengan dinamika internal organisasi kemasyarakatan Islam. Menag diisukan mundur karena bersiap masuk bursa calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU di Jombang.
Kemenag memastikan spekulasi pengunduran diri demi kontestasi PBNU tersebut tidak berdasar. Saat ini, Menag Nasaruddin Umar tetap fokus menjalankan tugas-tugas kementerian dan program prioritas pemerintah.
Masyarakat diimbau lebih kritis dalam menyaring informasi di media sosial, terutama berita politik dan pemerintahan yang mengutip sumber tanpa identitas resmi. (*)















