Pranala.co, PANGKEP — Suasana malam di sekitar kawasan Perumahan BLK Bontoa, Kecamatan Minasatene, mendadak ramai. Sejumlah warga melapor ke polisi. Ada sekelompok pemuda yang terlihat berpesta minuman keras di tengah lingkungan padat penduduk.
Tak menunggu lama, Kapolsek Minasatene Iptu Muh Alyas, SM, memimpin langsung tim personel ke lokasi, Selasa malam (29/7/2025) sekira pukul 23.30 WITA.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati sejumlah anak muda tengah berkumpul. Di depan mereka, botol-botol minuman keras jenis whisky terbuka. Bau alkohol menyengat malam itu.
Alih-alih menangkap, Kapolsek memilih pendekatan persuasif. Para pemuda dikumpulkan. Lalu diberi nasihat dan pembinaan langsung di tempat.
“Jangan lagi mengonsumsi miras di kawasan padat penduduk seperti ini. Kalian ganggu warga sekitar. Banyak yang sudah istirahat,” ucap Iptu Alyas, memberi peringatan dengan nada tenang.
Setelah proses pembinaan selesai, para pemuda diizinkan pulang secara tertib, dengan syarat tidak mengulangi perbuatannya. Polisi juga memastikan situasi benar-benar kondusif sebelum meninggalkan lokasi.
Dalam keterangannya, Kapolsek Minasatene menegaskan bahwa pihaknya akan selalu sigap merespons keluhan warga.
“Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas kami. Kalau ada laporan, kami pasti turun cepat ke lokasi. Kami tidak ingin masyarakat terganggu dengan aktivitas yang tidak seharusnya,” tegas Iptu Muh Alyas.
Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, untuk menghindari konsumsi minuman keras. Selain merugikan kesehatan, hal itu juga bisa memicu gangguan keamanan dan konflik sosial.
Polsek Minasatene juga mengimbau warga untuk tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan atau meresahkan.
“Bersama-sama, kita bisa menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman,” pungkas Kapolsek Minasatene Iptu Muh Alyas. (IR)















