UPDATE: 27 Kasus Baru, Total jadi 209 Pasien Positif Covid-19 di Kaltim, Begini Rincian Sebarannya

Ilustrasi pasien positif Covid-19.

TREN kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur meningkat tajam. Sempat nihil posirif, hanya berhenti sehari. Dalam hitungan jam persisnya, Jumat (8/5) jumlah orang terkonfirmasi pandemik ini kembali melonjak tajam. Penambahan sebanyak 27 pasien positif.

“Total orang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim menjadi 209 kasus. Kenaikan ini memang bikin terkejut sebab sebelumnya tak pernah demikian,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak.

Artinya, penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 hari ini, berasal dari 216 spesimen yang telah dikirimkan oleh seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) yang menangani kasus covid-19 di Kaltim. Sementara pasien yang masih dalam proses (menunggu hasil uji PCR) ada sebanyak 197 pasien.

Penambahan 27 kasus terkonfirmasi positif pada hari ini adalah dari Kukar dan Kutim masing-masing delapan kasus, Samarinda 5 kasus, Berau 3 kasus, Balikpapan 2 kasus, dan Penajam Paser utara (PPU) 1 kasus.

BACA JUGA:
UPDATE: Kutim Tambah 8 Pasien Positif Covid-19, 7 Diantaranya Klaster Gowa

Delapan kasus di Kukar, pertama adalah KKR 15 (wanita 31 tahun), merupakan kontak erat dengan KKR 9 dengan keluhan demam, batuk, sakit tenggorokan, serta memiliki gambaran Bronkopneumonia dan dirawat sejak 13 April 2020 di RSUD Aji Muhammad Parikesit.

Kemudian tujuh lainnya yaitu KKR 16 (laki-laki 58 tahun), KKR 17 (laki-laki 70 tahun), KKR 18 (laki-laki 47 tahun), KKR 19 (laki-laki 19 tahun), KKR 20 (laki-laki 64 tahun), KKR 21 (laki-laki 50 tahun), dan KKR 52 (laki-laki 36 tahun).

“Ketujuh kasus tersebut merupakan PDP (pasien dalam pengawasan) pelaku perjalanan dari Gowa. Masing-masing memiliki keluhan demam dan batuk, serta memiliki hasil rapid test reaktif sebelumnya,” jabar Andi.

BACA JUGA:
UPDATE; Positif Covid-19 di Kukar Bertambah 8, Total Jadi 22 Kasus

Selanjutnya, penambahan 8 kasus positif dari Kutai Timur (Kutim). Lima pasien tercatat sebagai KTM 22 (laki-laki 20 tahun), KTM 23 (laki-laki 31 tahun), KTM 24 (laki-laki 37 tahun), KTM 25 (laki-laki 52 tahun), dan KTM 27 (laki-laki 41 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan hasil rapid test reaktif sebelumnya. Kelimanya saat ini dirawat di RSUD Kudungga Sangatta.

Lalu, KTM 26 (wanita 49 tahun) merupakan kontak erat dengan KTM 27 dengan hasil rapid test sebelumnya juga reaktif, dan saat ini dirawat di RSUD Kudungga Sangatta. Selanjutnya KTM 28 (laki-laki 54 tahun) merupakan kontak erat dengan KTM 25 yang sebelumnya juga memiliki hasil reaktif. “Terakhir penambahan dari Kutim adalah KTM 29 (laki-laki 50 tahun) pelaku pelaku perjalanan dari Magetan, dengan keluhan batuk,” papar Andi.

Sementara penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari Samarinda ada sebanyak lima kasus yaitu SMD 26 (laki-laki 29 tahun), SMD 27 (laki-laki 43 tahun), SMD 28 (laki-laki 32 tahun), SMD 29 (laki-laki 50 tahun), dan SMD 30 tahun (laki-laki 65 tahun). Kelima kasus tersebut merupakan PDP dari klaster Gowa, yang masing-masing memiliki gejala demam, sakit tenggorokan, batuk, sesak napas, serta memiliki hasil rapid test reaktif. “Tiga kasus dirawat di RS Bapelkes dan satu kasus dirawat di RSUD AWS,” terang Andi.

BACA JUGA:
UPDATE: Empat Pasien Covid-19 di Balikpapan Dinyatakan Sembuh

Penambahan kasus baru positif Covid-19 juga terjadi di Berau sebanyak 3 kasus. Mereka adalah BRU 30 (laki-laki 33 tahun),merupakan PDP pelaku perjalanan dari Gowa dengan hasil rapid test reaktif. BRU 31 (wanita 41 tahun) merupakan PDP yang kontak erat dengan BRU 14 pelaku perjalanan dari Gowa. Kemudian BRU 32 (Wanita 34 tahun) adalah PDP kontak erat BRU 22 pelaku perjalanan dari Gowa.

Penambahan juga terjadi dua kasus di Balikpapan, pertama BPN 37 (laki-laki 46 tahun) yang merupakan rekan kerja dari BPN 36 yang kembali dari Tanjung Santan pada 17 April 2020. Kemudian reaktif rapid test pada 25 April 2020. Kedua BPN 38 (laki-laki 19 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Magetan, dengan hasil rapid test reaktif. Kasus saat ini dirawat di RSUD Kanudjoso,” sebut Andi yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.

Terakhir terjadi penambahan sebanyak satu kasus positif di PPU. Pasien tercatat sebagai PPU 17 (laki-laki 43 tahun) yang merupakan pelaku perjalan dari Gowa serta memiliki hasil reaktif rapid test sebelumnya. (*)

More Stories
Berani Masuk Kutai Timur? Siap-Siap Dikarantina 7 Hari