KOTA BONTANG menempati peringkat pertama tingkat kegemaran membaca (TGM) di Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan survei Perpustakaan Nasional RI 2025. Bontang mencatat skor tertinggi 60,47—melampaui kota besar seperti Balikpapan dan Samarinda.
Tak hanya unggul secara total, Bontang juga memimpin di seluruh indikator literasi, mulai dari pra membaca hingga pasca membaca.
Rinciannya:
- Pra membaca: 54,30
- Saat membaca: 58,69
- Pasca membaca: 65,47
Angka ini menunjukkan aktivitas literasi warga Bontang paling aktif dan konsisten di Kaltim.
Posisi kedua ditempati Balikpapan dengan skor 58,76, disusul Samarinda di peringkat ketiga dengan 58,55.
Balikpapan mencatat skor pasca membaca 64,45, sementara Samarinda 63,76. Selisih tipis ini menandakan persaingan literasi di kota besar Kaltim cukup ketat.
Sejumlah kabupaten masih berada di bawah capaian kota besar. Kutai Timur mencatat 57,76, Berau 57,65, Kutai Kartanegara 57,02, dan Paser 58,18.
Kutai Barat dan Penajam Paser Utara berada di posisi lebih rendah, masing-masing 55,53 dan 55,88. Mahakam Ulu tidak masuk dalam data survei.
Secara keseluruhan, tingkat kegemaran membaca masyarakat Kaltim berada di angka 57,86. Angka ini menunjukkan tren stabil, namun masih membuka ruang peningkatan, terutama di wilayah kabupaten.
Penilaian TGM dilakukan Perpusnas melalui tiga indikator utama: pra membaca, saat membaca, dan pasca membaca. Ketiganya digabungkan untuk menghasilkan skor akhir tiap daerah. [RED]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















