SELEKSI Penerimaan Murid Baru alias SPMB 2026 di Bontang mayoritas dilakukan secara online. Tahap awal dibuka 11–13 Mei 2026 untuk TK dan SD, lalu 20–22 Mei 2026 untuk SMP.
Skema digital ini memangkas antrean di sekolah dan mempercepat proses pendaftaran. Orang tua cukup mengakses sistem dari rumah tanpa harus datang langsung.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar, menegaskan digitalisasi mempermudah akses layanan sekaligus menata jadwal yang padat.
“Pendaftaran online memudahkan masyarakat tanpa harus datang ke sekolah,” tegasnya, Kamis (16/4/2026).
Setelah tahap awal, sistem membuka jalur lain secara bertahap. Jalur disabilitas dijadwalkan 16 Mei (TK/SD) dan 25–26 Mei (SMP).
Jalur domisili dan afirmasi berlangsung 18–20 Mei serta 2–4 Juni 2026. Selanjutnya, jalur prestasi dan mutasi dibuka pada 8–10 Juni 2026.
Skema ini memberi ruang bagi berbagai kelompok calon siswa untuk mengakses pendidikan sesuai kriteria masing-masing.
Hasil seleksi diumumkan secara daring pada 21 Mei 2026 untuk TK/SD dan 5 Juni 2026 untuk SMP. Orang tua dapat memantau hasil tanpa harus datang ke sekolah.
Langkah ini mempercepat transparansi sekaligus mengurangi potensi penumpukan massa di lokasi pengumuman.
Meski berbasis digital, Disdikbud memastikan layanan bantuan tetap tersedia di sekolah bagi warga yang mengalami kendala teknis.
Pendampingan ini penting agar tidak ada calon siswa yang tertinggal akibat keterbatasan akses atau pemahaman teknologi.
“Kami pastikan layanan bantuan tetap ada agar semua bisa mengikuti tahapan,” ujar Nuryadi.
Tahap akhir berupa daftar ulang dijadwalkan 2–4 Juni 2026 untuk TK/SD, serta 12, 15, dan 17 Juni 2026 untuk SMP.
Orang tua diminta mencermati jadwal agar tidak melewatkan tahapan penting dalam proses penerimaan siswa baru tahun ini. [CK]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















