ZODIAK Cancer menjadi kelompok yang paling banyak dimiliki penduduk Indonesia berdasarkan pengolahan data kependudukan nasional Semester I-2026 oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.
Data tersebut diungkap Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026. Dari seluruh kelompok zodiak, Cancer tercatat memiliki jumlah penduduk paling besar, yakni 34.784.044 jiwa.
Teguh menyampaikan temuan tersebut saat memaparkan hasil pengolahan data kependudukan nasional. Ia bahkan sempat melontarkan candaan untuk memastikan istilah Cancer yang dimaksud merujuk pada zodiak.
"Yang terbanyak kalau melihat jumlah ini adalah Cancer. Tadi kan baru setengah tahun di bulan Januari, kalau Januari kan berarti ini. Tapi kalau satu tahun jumlah penduduk kita Cancer," ujar Teguh dalam Rakornas Dukcapil 2026.
Ia kemudian menegaskan bahwa Cancer yang dimaksud adalah nama zodiak, bukan penyakit.
"Cancer bintangnya, tapi jangan sampai penyakitnya, zodiaknya. Disusul Taurus, Gemini dan sebagainya," katanya.
Daftar Zodiak dengan Penduduk Terbanyak
Data Dukcapil menunjukkan jarak jumlah penduduk antara Cancer dan kelompok zodiak berikutnya cukup besar.
Taurus berada di posisi kedua dengan 26.494.898 jiwa, sedangkan Gemini menempati urutan ketiga dengan 26.081.653 jiwa.
Berikut daftar lengkap zodiak berdasarkan jumlah penduduk yang tercatat dalam data tersebut:
Cancer: 34.784.044 jiwa
Taurus: 26.494.898 jiwa
Gemini: 26.081.653 jiwa
Capricorn: 25.923.863 jiwa
Leo: 24.955.745 jiwa
Aries: 23.589.938 jiwa
Pisces: 22.531.343 jiwa
Virgo: 22.113.829 jiwa
Libra: 21.898.732 jiwa
Sagitarius: 20.760.803 jiwa
Scorpio: 20.533.945 jiwa
Aquarius: 20.456.280 jiwa
Urutan tersebut memperlihatkan Cancer berada cukup jauh di atas zodiak lain dalam jumlah penduduk yang tercatat.
Data itu menjadi salah satu fakta unik yang muncul dari pengolahan administrasi kependudukan nasional oleh Dukcapil.
Lebih dari 129 Ribu Orang Lahir 29 Februari
Bukan hanya soal zodiak, Teguh juga mengungkap fakta lain dari data kependudukan nasional yang tidak kalah menarik.
Dukcapil mencatat lebih dari 129 ribu penduduk Indonesia lahir pada 29 Februari. Tanggal tersebut hanya muncul dalam kalender pada tahun kabisat, sehingga ulang tahun mereka secara tanggal hanya hadir setiap empat tahun sekali.
Teguh menyampaikan angka tersebut saat Rakornas Dukcapil 2026.
"Yang menarik ada lebih dari 129 ribu penduduk kita yang tidak pernah ulang tahun adanya empat tahun, ulang tahunnya empat tahun sekali. Dia lahir 29 Februari, dia ulang tahunnya empat tahun sekali, ada 129 ribu lebih," ujar Teguh.
Pernyataan itu kembali disampaikan dengan nada ringan. Teguh bahkan bergurau mengenai tradisi traktir ulang tahun bagi mereka yang lahir pada tanggal tersebut.
Pengolahan data kependudukan tidak hanya menghasilkan informasi mengenai jumlah penduduk. Dari tanggal lahir yang tercatat, Dukcapil juga dapat memperlihatkan sejumlah pola dan fakta unik mengenai masyarakat Indonesia. (*)















