BONTANG – SDN 002 Bontang Barat, Kota Bontang Kalimantan Timur bakal memiliki gedung baru. Lokasinya tidak lagi di Jalan Pendidikan, Kelurahan Kanaan.
Namun bergeser ke Kelurahan Gunung Telihan. Kondisi ini menyebabkan berdampak terhadap penerimaan siswa baru jalur zonasi mendatang.
Kepala SDN 002 Bontang Barat Suhartini menerangkan dengan berpindahnya maka radius jalur zonasi otomatis berubah.
“Area sasarannya pasti berubah. Sebab selama ini secara ketentuan yang dipakai 400 meter dari kawasan sekolah,” terangnya.
Kondisi tersebut berpotensi bahwa sekolah yang dipimpinnya mendapat irisan wilayah dari SDN 001 dan 004 Bontang Barat. Akan tetapi ia memprediksi jumlah siswa baru berpotensi bertambah yang menggunakan jalur itu.
Sebab selama ini SDN 002 Bontang Barat harus berbagi dengan SDN 001 Bontang Barat. Mengingat mereka dalam satu kawasan.
“Sejauh ini selalu tidak melampui 10 siswa baru,” sebutnya.
Diketahui pada PPDB sebelumnya untuk jalur zonasi pertama terisi empat siswa baru. Jumlahnya kemudian bertambah 11 pelamar yang menggunakan zonasi kedua.
Sementara melalui jalur gakin dan perpindahan tugas orangtua nihil. Padahal sekolah ini membuka dua rombel. Dengan daya tampung 64 siswa baru. Sebagai informasi, pada awal tahun depan empat rombel sudah menempati lokasi baru.
Rinciannya kelas 5 dan 6. Sementara kelas 1, 2, 3, dan 4 masih tetap berada di bangunan lama. Pembangunan ini merupakan kucuran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat. Nilainya mencapai Rp 1 miliar.
Meski demikian pembangunan masih berupa ruang pendukung pembelajaran. Mencakup ruang guru, ruang kepala sekolah, UKS, perpustakaan, dan laboratorium komputer.
“Ruang itu yang nantinya akan sementara digunakan sebagai RKB,” ulasnya.
Khusus RKB sendiri pembangunannya baru akan dimulai tahun depan. Total 11 RKB yang diperlukan oleh pihak sekolah. Termasuk pematangan lahannya. Proses pengerjaan ini melalui kelompok masyarakat.
Sehingga pihak sekolah hanya mengetahui terkait jumlah ruangan yang akan dikerjakan. “Nantinya juga ada masa pemeliharaan pasca pengerjaan ini selesai,” urai dia. (DIAS)














