Pulau Beras Basah Ditutup Lagi

Wisata Pulau Beras Basah.

KOTA Bontang, Kalimantan Timur masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Belum lagi, sudah terjadinya transmisi lokal di daerah setempat. Fasilitas olahraga dan objek wisata yang dikelola pemerintah ditutup mulai 18 Agustus 2020 sampai batas waktu tidak ditentukan.

Fasilitas yang dimaksud antara lain; Pulau Beras Basah, Mangrove Education Park Berbas Pantai, Stadion Bessai Berinta, Sport Centre Lok Tuan, dan Lapangan tenis Bessai Berinta.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang Bambang Cipto Mulyono menegaskan, penutupan diawali fasilitas olahraga milik Pemkot sejak 11 Agustus. Hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

” Kalau objek wisata mulai hari ini (18/8),” katanya.

Langkah ini diambil seiring adanya ledakan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga hari belakangan jumlah kasus terus meningkat. Bahkan, terdapat klaster baru, klaster perusahaan PKT.

Surat perihal penutupan sementara itu pun sudah disebar. Pagar di tiga sarana olahraga itu dikunci rapat. Ada petugas yang disiagakan untuk memberi informasi ketika ada pengunjung datang. Pemberitahuan juga dalam bentuk pemasangan spanduk di akses masuk lokasi tersebut.

Pihak KONI dan pengurus cabang olahraga juga dikabari berkenaan dengan langkah penutupan ini. Sport center juga telah dipastikan tidak ada kegiatan warga yang bakal menggunakan gedung ini. Sebagai tempat untuk menggelar resepsi pernikahan dalam waktu dekat.

Hal serupa juga pernah dilakukan, kisaran medio Maret. Tapi, usai pemerintah pusat memberlakukan tatanan penormalan baru, fasilitas olahraga itu dibuka pada 20 Juni. Namun, tiap pengunjung wajib memperhatikan protokol kesehatan. Terkhusus Stadion Bessai Berinta, jumlah kunjungan dibatasi. Maksimal 200 orang. Jika melebihi maka petugas menutup akses. Pengunjung juga diukur suhunya, dicatat identitas, memakai masker, dan wajib mencuci tangan di sarana yang telah disediakan. (*)

More Stories
125 Ribu Rapid Test Corona Disebar, Prioritas untuk Tenaga Medis dan Daerah Rawan